Tag Archives: Pep Guardiola

Guardiola Janjikan 4 Trofy Untuk City Di Musim Depan

DEWALIGA.NET – Manchester City sudah dipastikan gagal dalam mendapatkan Quadruple Winner (Empat Trofy dalam satu musim) usai tersingkir di babak perempatfinal Liga Champions musim 2018-2019. Akan tetapi pelatih Manchester City, Joseph Pep Guardiola itu berjanji jika dirinya akan mewujudkan harapan timnya itu untuk mendapatkan empat gelar dalam satu musim, di musim depan.

Sebelumnya, Manchester City memang mempunyai peluang yang cukup besar untuk bisa mendapatkan empat gelar juara di musim ini. Mereka bisa mendapatkan Trofy Piala Liga Inggris yang sudah ada di genggamannya itu dengan beberapa trofy yang lainnya seperti Premier League, Liga Champions dan juga Piala FA. Pasalnya, di tiga kompetisi itu, Manchester City masih punya kans yang besar sebagai juara.

Akan tetapi sangat disayangkan mimpi Manchester City meraih trofy Liga Champions harus terhenti karena kalah dari Tottenham hotspurs di babak perempatfinal, kekalahan Manchester City didapatkan secara dramatis dengan Skor 4-3 dan dalam hal itu Tottenham Hotspurs menang produktivitas gol dari Manchester City.

Tentu saja, kenyataan ini membuat banyak yang kecewa, khususnya adalah Pep Guardiola. Meski kecewa, pelatih berkepala plontos itu memastikan bahwa situasi itu tidak bakal menyurutkan semangat dan juga harapan Manchester City untuk bisa mendapatkan empat trofy di masa yang akan datang. Pep sangat yakin bahwa hal itu bisa didapatkan suatu saat nanti.

Pernyataan itu diungkapkan oleh Pep Guardiola menjelang menghadapi Spurs pada pekan Ke-35 Premier League musim 2018-2019 yang akan terjadi di Etihad Stadium pada hari Minggu 20/04/2019 pada pukul 18.30 WIB. Kemenangan sudah tentu akan menjadi target utama Manchester City dalam laga itu untuk ajang balas dendam dari Spurs yang sudak menyingkirkan mereka di pentas Liga Champions.

Pep : Manchester City Masih Hebat Saat ini

Manchester City, Pep Guardiola, Brahim Diaz, Real Madrid,

DEWA JUDI BOLA – Selama ini pelatih Pep Guardiola merasa puas dengan apa yang di miliki oleh timnya. Pelatih yang mengasuh Manchester City itu memberitahukan tidak akan melakukan banyak perombakan di bulan January ini.

Tim yang telah di susun pada musim kemarin mereka telah dapat menghadapi lawan lain. Buktinya skuat tersebut masih mampu memegang kendali mengenai kesempatan mendapat beberapa gelar juara di ajang Piala Liga, Liga Inggris, Liga Champions dan Piala FA.

Pep memberitahukan bahwa di ajang bursa transfer musim ini City tidak akan melakukan pembelian pemain hebat. Pep juga menegaskan hal itu karena sosok pemain yang dia cari belum hadir di ajang bursa kali ini.

“Bukan hal di luar batas wajar bahwa kami membeli pemain baru di bulan January. Kami ingin membeli pemain yang dapat bertahan lama setidaknya lima musim atau lebih, Apa yang kami mau di musim ini tampak mustahil terjadi dan kami melihatnya dari sudut pandang ajang transfer.” Penjelasan Pep kepada media Yahoo.

“Pemain berstatus sebagai pinjaman mungkin saja bisa menjadi kenyataan. Saya merasa seluruh klub tidak ingin membeli pemain yang hanya akan bertahan sebentar sebelum satu musim, Setiap pihak akan mencari jalan terbaik mendapat pemain berkemampuan dan dapat bertahan.”

“Andai anda memiliki pemain yang sedang dalam kondisi mendukung. Andai anda mengakui kemampuan pemain yang ada, Anda selalu melihat tim dapat melangkah kedepan. Sudah jelas anda tidak akan melakukan perubahan.” Tutup Pep.

Pada ajang bursa transfer ini City melakukan keterbalikan bukan merekrut tapi menjual. Brahim Diaz yang menjadi bagian dari City di lego kepada klub besar Spanyol, Real Madrid. AL

Kondisi Vincent Kompany Masih Belum Jelas

Vincent Kompany, Manchester City, Swansea City, Pep Guardiola, Dewa Agen Bola,

DEWALIGA – Saat berlangsungnya pertandingan Manchester City vs Swansea City membuat sebuah pemandangan yang berubah menjadi tanda tanya besar. Banyak yang bertanya mengenai keadaan pemain Vincent Kompany.

Setelah Swansea City mengejar ketertinggalan score dari lawan ketika pertandingan di ajang Piala Liga Inggris yang berjalan di Liberty Stadium hari Kamis tanggal 22 September 2016 ada hal yang mengejutkan. Ketika masa waktu tambahan Kompany pergi dari lapangan dan masuk kelorong dan keadaan itu laga masih terus berjalan.

Kompany pergi itu terlihat seperti merasakan kemarahan yang besar dan kelihatannya mengucapkan sesuatu kata. Akibat hal tersebut Kompany di prediksi kembali lagi mendapat cedera, sebab ketika Gylfi Sigurdsson berhasil mendapat 1 goal pemain yang berasal dari negara Belgia itu terlihat jatuh ingin menghalau tendangan lawan.

Mengenai permasalahan tersebut ternyata pelatih Manchester City, Pep Guardiola masih belum mengetahui kebenarannya. Dia masih harus mencari kebenaran mengenai salah satu pemain andalannya itu.

“Pihak medis sedang melakukan pembahasan dengan dia dan mengamati apa yang sudah terjadi. Harapan adalah semoga saja tidak ada kendala besar, kami sedang menanti kejelasan dari pihak dokter yang menanganinya tapi saya masih belum ada kejelasan dari pihak kami.” Ungkapan dari Pep kepada media berita BBC.

Untuk Kompany sendiri pertandingan kunjungan di arena Swansea itu ialah laga pemula dimana sebelumnya laga terakhir dia bermain ialah di ajang Liga Champions semifinal musim yang lalu. Bulan Mei kemarin dia harus naik meja operasi karena pemulihan cedera dan waktu yang lalu dia juga mendapat cedera yang berbedah.

“Dia bermain oke memang bukan pekerjaan yang mudah sesudah menghabiskan banyak waktu tidak bermain. Dia benar-benar hebat dan bisa memperlihatkan kemampuan yang luar biasa.” Penjelasan lanjutan dari Pep.

“Sehabis Swansea berhasil mendapat goal saya bertanya-tanya ada peristiwa apa dilapangan. Mereka memberitahu bahwa Kompany akan pergi keruang ganti, harapan besar ialah tidak ada kendala menimpanya. Kami masih harus menanti.” Jelasnya.

“Andai benar dia cedera maka jelas dia tidak akan bertahan diatas lapangan. Sama seperti yang sudah saya beritahukan mengenai hal itu, Sekarang ini Dokter sedang menganalisis kebenarannya. Apa yang akan terjadi nanti akan terungkap kita tunggu saja.” Tegas pelatih yang berasal dari Spanyol tersebut.

Kini Manchester berhasil lolos menuju babak selanjutnya di ajang Piala Liga Inggris setelah berhasil menaklukan Swansea discore 2 – 1. Pada pertandingan selanjutnya yang akan dijalani oleh Manchester adalah berhadapan dengan tim 1 kotanya Manchester United. AL

John Stones Akan Tubuh Dengan Didikan Pep

Pep Guardiola, John Stones, Manchester City, Dewa Agen Bola,

Dewa Agen Bola – Pesepakbola lini belakang yang terbaru mendampingi Manchester City, John Stones dipercaya bakal naik level dalam asuhan pelatih Pep Guardiola. Mengenai hal tersebut Gerard Pique yakin Stones memiliki potensi yang amat besar.

Pada musim panas kali ini Stones adalah sosok pembelian pemain yang bernilai termahal didatangkan oleh City dari 6 pemain yang digaet oleh City. Stones ditransfer dari Everton dengan dana sebesar 48 juta pondsterling.

Walaupun tergolong harga yang cukup tinggi Stones ialah pemain yang amat penting diperlukan oleh Guardiola dimana mengawali musim yang baru bersama The Citizens. Kemampuan yang ada pada dirinya itu ialah pemain lini bertahan yang memang diperlukan oleh Guardiola.

Faktor keadaan dan juga Stones yang masih berusia 22 tahun menjadikan City tidak akan merasa rugi karena menghabiskan dana yang besar. Meski demikian pemain lini bertahan Barcelona, Gerard Pique yakin City tidak akan mengalami kerugian mendatangkan Stones, Pique percaya Stones memiliki potensi akan mempu mencapai level hebat kelas dunia.

“Stones ialah pemain yang berkualitas. Pemain lini belakang yang hebat di Inggris, saya merasa tertarik dengan kemampuannya tampil dilapangan dan sama seperti cara saya tampil.” Jelas Pique kepada media berita BBC.

“Dengan adanya Pep maka akan banyak membantu Stones, Stones akan mendapat banyak tantangan bola. Memang kadang anda tidak harus dapat memilih meski pasti akan ada resiko besar, rintangan-rintangan harus bisa dihadapi agar mencapai level yang terbaik.”

“Tampil dilini bertahan anda sendiri harus bisa melihat kondisi. Anda harus bisa mencari jalan keluar dari segala keadaan buruk, saya percaya dia akan dapat melewati segala rintangan dan hadangan yang ada.” Tegas Pique.

Sesudah bergabung dengan City dibawah arahan Pep, Stones menjadi pilihan utama mendampingi tim bermain. Stones sudah 2 kali bermain memperkuat City menjalani ajang Premier League yang sudah berjalan musim ini. AL

SPORTSBOOK : Pep Guardiola Memilih Berkarier Di Premier League

Pep Guardiola, DEWA LIGA, www.dewaliga.com

DEWALIGA – Belakangan ini pria yang menjani karir sebagai pelatih Pep Guardiola angkat bicara mengenai masa depannya di mana terkait persoal pada musim depan tidak lagi akan menjadi pengasuh dari kubu Bayern munich. Pep menjelaskan dia tidak lagi memperpanjangn kontrak kerjanya dengan Munich karena alasan ingin mencari hal yang baru dan ingin menjadi pelatih di ajang Premier League pada musim berikutnya.

“Saya ingin menjadi pelatih di ajang Premier League mencari pengalaman baru. Maka dari itu saya tidak melanjutkan kontrak kerja berada di tempat ini, Jerman,” penjelasan dari Pep kepada media berita Sky Sports.

Masa penetapan Pep bersama dengan Bayern sebenarnya akan berakhri pada penutupan musim panas kali ini. Pengasuh tim yang berasal dari negara Spanyol tidak mau menerimah kontrak kerja yang baru di berikan oleh pihak petinggi Die Roten.

Karena kejelasan yang sudah di ungkap oleh Pep itu maka pintu kesempatan terbuka sangat lebar untuk beberapa klub besar Inggris seperti Chelsea, Manchester United dan Manchester City. Berita terakhirnya dalah nama klub Inggris yang di sebutkan itu memang sudah berminat untuk mendapat tanda tangan dari pelatih berusia 50 tahun itu.

Keinginan Pep itu di jalaninya karena dia ingin mendapat pelajaran baru. Salah satu hal yang menjadi keputusan itu terjadi karena Pep merasa sudah cukup sudah berhasil menunggangi klub Barcelona dan Bayern sukses meraih keberhasilan.

“Andai faktor usia saya masih seperti dengan Jupp Heynckes ketika memasuki musim akhirnya maka besar kemungkinan saya masih akan menetap. Akan tetapi usia saya masih jauh lebih muda darinya, saya ingin mendapatkan hal lain yang belum perna saya dapat,” penjelasan lanjutannya.

“Menghabiskan waktu selama tiga musim saya rasa itu sudah tepat. Saya tidak bisa seperti pelatih yang lain bisa bertahan selama 25 sampai 30 tahun lamanya, saya ingin merasakan banyak hal baru yang belum di dapat dari tempat ini.”

“Ketika saya mengambil langkah untuk bekerja sama dengan Munich banyak pihak yang mempertanyakan kenapa saya tidak memilih ke Inggris. Saya ingin mencoba hal di laga tersebut, jika di tanya kenapa sekarang saya memilih ke Inggris karena perkataan hati saya.” Penjelasan penutupan Pep. (AL)

Arah Pep Guardiola Musim Depan Sudah Tertebak

Pep Guardiola, Bayern Munich, Carlo Ancelotti, Luis Figo,

DEWALIGA – Waktu yang tersisa untuk Pep Guardiola mengasuh kubu Bayern Munich hanya tinggal menghitung waktu. Untuk kelanjutan karir Pep menjalani profesinya sebagai pelatih klub di musim selanjutnya kabarnya sudah ketahuan.

Setelah musim ini berakhir Pep di pastikan tidak akan lagi menjadi pelatih Bayern dan hal tersebut sudah di beritahukan secara terbuka kepada publik. Berikutnya Bayern akan di tunggani oleh pelatih baru asal Italia, Carlo Ancelotti.

Sesudah itu di mana tempat Pep akan menjadi pelatih tim sepakbola? Beritanya hot terakhir menyatakan bahwa adanya dua pihak klub Inggris menaruh minat kepada dirinya. Manchester United dan Manchster City berniat untuk mempekerjakannya.

Mengenai hal tersebut salah satu teman Pep yang dulunya bermain di Barcelona, Luis Figo mengungkap penilaiannya. Figo menjelaskan memang tidak bayak pihak yang bisa menampung cara melatih Pep.

“Pep adalah pelatih yang keras dan memiliki jalan serta caranya sendiri. Dia pasti akan tetap menggunakan caranya sendiri dan mempertahankan hal itu, maka dari hal itu tidak banyak klub yang bisa tepat untuknya. Dia akan menjalankan apa yang dia rasa benar dan tepat untuk klub yang akan di asuhnya nanti,” penjelasan dari Figo kepada media berita Sky Sports.

“Saya secara pribadi merasa bahwa banyak klub yang akan mengalami masalah karena dia berbeda dengan pelatih yang lain. Dia adalah pelatih yang profesional dan memegang teguh apa yang dia rasa benar, jadi dari itu klub yang akan menjadi tujuan untuknya melanjutkan karir berikutnya sudah dapat di tebak tanpa harus bertanya-tanya.”

“Saya bisa menerkah kemana dia akan menetap. Bukan persoalan sulit untuk mengetahui hal itu karena saya memang paham dengan itu,” penjelasan lanjutan dari Figo.

The Citizens di sebutkan sangat yakin dapat mempekerjakan Pep pada musim depan nanti. Faktor utama keyakinan itu adalah adanya sosok Txiki Begiristain yang sebelumnya adalah senior Pep ketika masih bersama Barca. (AL)

Mourinho Sentil Pep Guardiola dan Barca

Mourinho Sentil Pep Guardiola dan Barca

Mourinho Sentil Pep Guardiola dan Barca – Mou menilai jika ada manajer yang lebih memilih tim yang sudah dominan untuk bisa meraih sukses. Sentilan itu ditujukan kepada PepGuardiola.

Jose Mourinho lagi-lagi menyentil rivalnya di sepakbola dengan menyebut mereka memilih jalur cepat untuk bisa meraup gelar. Hal itu ditunjukanMou untuk mantan pelatih Barcelona yang kini mengasuh Bayern Munchen, Pep Guardiola

Seperti diketahui, Guardiola kini menangani Bayern Munchen usai mengundurkan diri dari Barcelona. Sempat dirumorkan untuk bergabung dengan beberapa klub besar Eropa, Pep justru memilih Bayern yang jelas-jelas sudah mendominasi di beberapa musim terakhir di Bundesliga. Berbeda dengan Mourinho yang memilih Chelsea sebagai pelabuhannya usai melatih Real Madrid.

Selain menyentil Pep Guardiola, The Special One juga menyentil Barcelona yang meraih kemenanhan 8-0 dan juga 6-0 di dua laga terakhir La Liga. Baginya itu sangat tidak mungkin di EPL.

“Di negara ini, semua tim yang menjadi calon juara selalu lebih kuat setiap musimnya. Di sini sangat mustahil untuk dapat mengalahkan lawan dengan skor 8-0 atau 6-0. Inggris bukan tempat yang bagus bagi anda yang menjadi dominan.

Persaingan di liga Inggris sangat ketat, namun pastinya kami ingin menjadi juara,” ujar sentilan Mourinho pada Sky Sports.

Yang diungkapkan Mou memang berbeda dengan yang ia alami. Manajer asal Portugal itu berhasil membawa klub-klub yang tak dominan di Liganya masing-masing seperti Porto, Chelsea, Inter Milan dan Real Madrid. Bahkan, Mou bisa membawa Porto dan Inter menjuarai Liga Champions dengan susah payah beberapa musim lalu.

05:18 AM