Tag Archives: Manuel Pellegrini

Prediksi Manchester City vs Leicester City 6 Febuari 2016

MC vs Leicester City, Dewa Agent Bola, Leicester City, Manchester City, Manuel Pellegrini, C.Ranieri, Prediksi, Bola,

Prediksi Manchester City vs Leicester City, Sabtu 6 Febuari 2016 – Dual laga seru antara dua kubu hebat Manchester City melawan Leicester City akan berlangsung di penutupan pekan ini, pertandingan tersebut akan berlangsung di arena Etihad Stadium di mana MC sebagai pihak tuan rumah. Perjumpaan dua kubu hebat tersebut jatuh pada tanggal 6 Febuari 2016 pada pukul 19:45 Wib di lanjutan ajang English Premier League memasuki Minggu ke-25.

Perjumpaan kedua kubu itu sudah pastinya tidak akan terelakan lagi dan sudah di nanti-nanti oleh banyak penggemar sepakbola. Kedua kubu akan saling unjuk gigi memperlihatkan kemampuan terbaiknya, sekarang ini Manchester City sedang berada di posisi ke-2 dan hanya berjarak tiga point dari pemimpin papan klasemen sementara Leicester.

Manuel Pellegrini selaku pelatih MC dan pasukannya itu harus bekerja keras, menatap pertandingan itu MC cukup percaya diri dengan kemampuan yang di miliki dan hal itu sudah memang terbukti jelas. Melirik dari lima laga terakhir yang mereka di jalani oleh kubu The Citizen belum ada kegagalan yang terjadi.

Dari sisi lain pelatih Leicester City ( C.Ranieri ) harus bekerja keras dan berupaya semaksimal mungkin karena baru saja menyelesaikan laga melawan kubu Liverpool di Minggu yang lalu. Mengakhiri laga itu dengan kemenangan menjadikan Leicester kini meraih hasil 50 point dan ada di peringkat tertinggi, pemain Jamie Vardy akan menjadi andalan dari Leicester sebab dua gol yang berhasil di ciptakannya olehnya di gawang Liverpool banyak membantu keberhasil skuat.

Mengingat duel panas tersebut kami akan memberikan sedikit prediksi score, sorotan prediksi score kemenangan akan di raih oleh Manchester City 1-1 Leicester City.

Prediksi Manchester City vs Leicester City

Head To Head Manchester City vs Leicester City

30/12/2015 : Leicester City 0 – 0 Manchester City, Liga Primer Inggris
05/03/2015 : Manchester City 2 – 0 Leicester City, Liga Primer Inggris
13/12/2014 : Leicester City 0 – 1 Manchester City, Liga Primer Inggris
18/12/2013 : Leicester City 1 – 3 Manchester City, Piala Liga
19/01/2011 : Manchester City 4 – 2 Leicester City, Piala FA

5 Perjumpaan Terakhir Manchester City

30/01/2016 : Aston Villa 0 – 4 Manchester City, Piala FA
28/01/2016 : Manchester City 3 – 1 Everton, Piala Liga
24/01/2016 : West Ham United 2 – 2 Manchester City, Liga Primer Inggris
16/01/2016 : Manchester City 4 – 0 Crystal Palace, Liga Primer Inggris
14/01/2016 : Manchester City 0 – 0 Everton, Liga Primer Inggris

5 Perjumpaan Terakhir Leicester City

23/01/2016 : Leicester City 3 – 0 Stoke City, Piala Fa
21/01/2016 : Leicester City 0 – 2 Tottenham Hotspur, Liga Primer Inggris
17/01/2016 : Aston Villa 1 – 1 Leicester City, Liga Primer Inggris
14/01/2016 : Tottenham Hotspur 0 – 1 Leicester City, Liga Primer Inggris
10/01/2016 : Tottenham Hotspur 2 – 2 Leicester City, Piala FA

Prediksi Susunan Pemain Manchester City : Hart, Sagna, Kolarov, Otamendi, Mangala, David Silva, Yaya Toure, Fernandinho, Delph, De Bruyne, Aguero.

Prediksi Susunan Pemain Leicester City : Schmeichel, Wasilewski, Fuchs, Simpson, Morgan, King, Albrigton, Kante, Okazaki, Mahrez, Vardy.

City Sukses Mengawali Tahun Dengan Kemenangan Tandang

Manchester City, Manuel Pellegrini, Aleksandar Kolarov, Yaya Toure,

DEWALIGA – Bergantinya tahun menjadi awal keberhasilan untuk kubu Manchester City di mana mereka berhasil meraih kemenangan dari lawan Watford. City memanang dengan cara yang bagus mendekati akhir laga mereka bisa bangkit dan mengejar selisih.

City menjalani laga tandang dengan berkunjung ke Vicarage Road ketikan hari Minggu tanggal tiga Januari 2016 hari ini. Watford selaku tuan rumah lebih unggul terlebih dahulu akibat kesalahan pemain City, Aleksandar Kolarov yang menghadirkan gol ke gawang sendiri ketika menit ke-58. Dari penilaian sementara di arena laga itu kecil kemungkinan untuk pasukan yang di pimpin oleh pelatih Manuel Pellegrini itu akan bisa mengejar ketertinggalan sebab hingga laga berjalan di menit ke-81 belum ada gol susulan yang hadir.

Saat laga memasuki menit ke-85 pecah telur di dapat City mereka berhasil mendapat satu gol lewat pemainnya Yaya Toure. Setelah itu hanya berlangusng tiga menit berikutnya Sergio Aguero berhasil kembali menjebol gawang lawan sehingga menjadikan keadaan berbalik unggul, sampai laga berakhir dengan durasi waktu full time tidak ada tambahan gol lagi yang hadir untuk kedua belah pihak.

City memulai perjalanan tahun 2016 ini dengan keberhasilan. Berhasil mendapat empat point menjadikan City tetap tidak tergeserkan mendekati posisi tiga besar papan klasemen sementara, City berhasil mengumpulkan 40 point dengan melewati 21 Minggu. Jarak City dengan Arsenal sebagai pemimpin klasemen sementara hanya empat point dan selisih dua point dari Leicester yang ada di posisi kedua.

Jika di lihat lebih jauh kedepan maka kemenangan yang di dapat oleh City di yakini akan menjadi tambahan semangat dan kepercayaan diri untuk tim dalam menjalani laga berikutnya terutama di laga markas lawan. Keberhasilan yang di raih oleh City itu adalah yang pertama kali untuk laga di arena lawan di ajang Premier League dan yang terakhir kali berhasil di dapat adalah ketika bulan Oktober 2015 lalu.

“Kami berhasil mengawali tahun 2016 ini dengan bagus. Hal positif untuk menjalani awal musim inin adalah dengan kemenangan seperti yang baru saja kami raih, kami memang pantas mendapatkan hal itu karena dari awal laga kami sudah berusaha mencari celah untuk mendapatkan gol.” Penjelasna dari salah satu pemain lini tengah City, Fernandinho kepada media berita AS.

“Saya tidak ragu dengan kemampuan yang di miliki oleh tim ini. Kami mencoba memberikan yang terbaik dan pantang untuk menyerah, dari bulan Oktober kemarin belum ada kemenangan laga tandang yang di dapat dan ini adalah yang pertama. Sudah ada banyak pertandingan yang kami jalani dengan baik tapi tidak di hasil akhir dan begitu sepakbola. (AL)

Pellegrini Berharap Sterling Bisa Lebih Produktif Lagi

DEWALIGA – Pellegrini Berharap Sterling Bisa Lebih Produktif Lagi – Pelatih sekaligus manajer tim Manchester City Manuel Pellegrini menyatakan keinginan nya agar salah satu pemain muda nya yakni Raheem Sterling bisa lebih menunjukan ketajaman nya pada setiap laga City, ia pun berharap Sterling mampu menunjukan lebih banyak gol disetiap musim nya bersama dengan tim biru langit tersebut.

Pemain muda yang sebelumnya didatangkan dari Liverpool tersebut berhasil tampil bagus hingga sejauh ini, sebelumnya ketika ia bermain bagi The Reds Sterling mampu tampil bagus sekaligus membawa mantan timnya keluar sebagai juara runner up musim lalu dan hingga saat ini pemain yang baru berusia 21 tahun tersebut telah berhasil mencetak delapan gol dalam total 22 laga yang sudah ia jalani diseluruh kompetisi. Total gol tersebut hampir sama dengan apa yang sudah ia torehkan ketika masih bermain bersama Liverpool dimana pada saat itu ia mampu mencetak 11 gol dalam semua kompetisi.

Meskipun Sterling telah menunjukan hasil yang bagus akan tetapi sang pelatih saat ini masih mengaku belum puas, pria asal Chile tersebut terlihat menantang Sterling untuk bisa melampaui total gol yang berhasil dibuat pada musim lalu.

Sterling yang sejatinya bermain bukan sebagai penyerang murni diyakini manajer tim Pellegrini masih bisa terus berkembang, bermodal kecepatan serta kelincahan yang luar bisa membuat pemain muda tersebut sangat susah untuk dijaga para rivalnya belum laga bermain dengan para pemain sekelas Aguero, Toure maupun Silva membuat Sterling akan terus mendapatkan pembelajaran dan pengalaman lebih dilapangan.

Pellegrini Kecewa Belgia Menurunkan Kompany

www.dewaliga.net – Pellegrini Kecewa Belgia Menurunkan Kompany. Manajer sekaligus pelatih klub Manchester City yakni Manuel Pellegrini mengungkapkan kekecewaan nya ketika Belgia menurunkan salah satu pemainya Vincent Kompany dalam laga lanjutan kualifikasai piala Eropa 2016 baru baru ini.

Pemain bertahan yang saat ini berusia 29 tersebut ditengarai sedang mengalami cedera betis dan masih dalam proses pemulihan, meskipun pemain tersebut belum fit 100% namun Kompany tetap dipanggil saat tim Belgia berhadapan dengan Andorra serta Israel dalam ajang kualifikasi piala Eropa.

Pada saat Belgia melawan Andorra, manajer Belgia belum terlihat menurunkan pemain tersebut, akan tetapi ketika berhadapan dengan Israel Manajer Belgia Marc Wilmots terlihat sempat menurunkan pemain tersebut meskipun Belgia telah dipastikan akan melaju ke final ketika berhasil menang atas Andorra.

Pada saat Kompany diminta untuk bermain bagi negara nya City pun sempat meminta Belgia untuk tidak memaksakan kondisi yang sedang dialami oleh pemain tersebut agar tidak memperparah kondisi sang pemain. Pellegrini pun merasa sangat kecewa ketika saran nya tidak ditanggap oleh tim Belgia.

“Saya merasa tidak senang padahal kami telah menunjukan beberapa laporan mengenai kondisi Kompany dimana ia disarankan untuk tidak dimainkan dalam waktu dekat ini, namun sepertinya pelatih Belgia bisa melakukan semua sesuai kehendaknya,” ucap Pellegrini selaku manajer City.

“Kompany tidak kami turunkan pada 3 laga terakhir bersama The Citizens, ini juga bukan sesuatu yang saya mau. Akan tetapi jika seorang pemain telah menarik diri dari laga Internasional bersama timnya tentu saja dia juga tidak bisa dimainkan oleh tim nya dalam kompetisi domestik,” tambahnya.

“Bersama tim nasional mereka berhak untuk berbuat apa yang mereka inginkan. Bagi pihak klub hanya bisa menyarankan atas apa yang telah diberitahukan oleh pihak medis, akan tetapi pada laga kedua Belgia pemain tersebut langsung dimainkan. Akan lebih bagus seandainya jika pihak Belgia mencoba untuk menghubungi pihak klub terlebih dahulu sebelum pemain tersebut dimainkan,” imbuhnya.

Bahagianya Silva Melihat Pellegrini Tetap Latih City

Bahagianya Silva Melihat Pellegrini Tetap Latih City

Bahagianya Silva Melihat Pellegrini Tetap Latih City – Keputusan City yang tetap mempertahankan Pellegrini mendapat apresiasi dari Silva. Sang pemain mengaku senang dilatih oleh eks pelatih Real Madrid itu.

Gelandang Manchester City, David Silva, merasa senang karena pihak klub memutuskan untuk tetap mempertahankan Manuel Pellegrini sebagai pelatih tim utama. Silva mengakui bila dirinya maupun rekan-rekan setim yang lainnya merasa senang dilatih oleh mantan pelatih Real Madrid tersebut yang kerap mengusung gaya permainan menyerang.

Sebelumnya banyak pihak yang meyakini bila manajer asal Chile tersebut bakal didepak dari kursi pelatih lantaran gagal mempersembahkan trofi untuk City. Manchester City memang gagal mempertahankan gelar juara Premier League selain itu mereka juga tersingkir di ajang Liga Champions. Walau begitu petinggi klub rupanya masih mempercayai pelatih yang memiliki julukan ‘arsitek’ itu sehingga musim depan nanti Pellegrini akan tetap melatih Aguero dkk.

“Dia sudah menjadi pelatih kami selama dua tahun terakhir dan dia adalah pelatih yang suka memainkan gaya sepakbola menyerang. Jadi untuk pemain menyerang hal ini sangatlah bagus dan kami ingin bisa terus bermain seperti itu,” ungkap Silva seperti dikutip Sky Sports News HQ.

“Setiap tahunnya sangat sulit sebab ada tim-tim yang sangat bagus, kompetisinya berat dan setiap pertandingan berada di level yang tinggi dan kami hanya mencoba untuk melakukan yang terbaik,” timpal pemain asal Spanyol itu.

“Kami ingin membuat start yang bagus dan kemudian mengambil keuntungan itu. Siapkan pikiran dan siapkan diri untuk hal tersebut,” tutup salah satu pemain andalan The Citizens tersebut.

Pellegrini Bertekad Juarai Premier League Musim Depan

Pellegrini Bertekad Juarai Premier League Musim Depan

Pellegrini Bertekad Juarai Premier League Musim Depan – Demi mengamankan nasibnya di City, Pellegrini bertekad untuk bisa menjuarai Premier League.

Manajer City, Manuel Pellegrini bertekad untuk membawa klubnya meraih juara di musim depan demi mengamankan posisinya sebagai manajer. Ia pun tidak ingin membicarakan kontraknya bersama City dan ingin fokus untuk musim depan.

Musim lalu, City boleh bangga menjadi jawara Premier League usai mengalahkan para pesaingnya seperti Liverpool dan Chelsea di akhir musim.Namun, musim ini mereka harus puas berada di posisi runner up di bawah Chelsea. Hal ini membuat beberapa spekulasi terkait masa depan Manuel Pellegrini selaku orang yang paling bertanggung jawab atas City.

Beberapa nama pelatih pengganti sempat bermunculan, namun Manuel Pellegrini sepertinya tidak ambil pusing dan memilih fokus untuk membawa City kembali menjuarai Premier League musim depan. Dengan meraih posisi puncak, tentu nasib Pellegrini sebagai manajer akan aman di City.

“Musim depan kami harus finish di posisi puncak kelasemen dan setelahnya kita lihat saja apa yang akan terjadi. Sangat penting untuk fokus di musim depan dan melihat kemungkinan apa yang akan terjadi. Hal itu tidaklah begitu penting,” ujar Pellegrini kepada reporter.

Musim depan City harus berusaha keras untuk bisa meraih posisi puncak kelasemen dengan mendatangkan pemain-pemain anyar di bursa transfer musim panas. Beberapa pemain tops sudah masuk radar menajemen klub yang pastinya akan memperkuat skuat asuhan Manuel Pellegrini.

City Kembali Incar Carlo Ancelotti Gantikan Pellegrini

City Kembali Incar CarloAncelotti Gantikan Pellegrini

City Kembali Incar Carlo Ancelotti Gantikan Pellegrini – Manuel Pellegrini kemungkinan besar akan didepak akhir musim ini karena gagal membawa City ke arah yang lebih baik. Ancelotti menjadi kandidat terkuat saat ini.

Usai kalah dalam dua laga terakhir di Premier League, Manchester City kabarnya kembali membidik CarloAncelotti guna menggantikan manajer mereka saat ini, Manuel Pellegrini yang terlihat sangat loyo. City bisa dipastikan tak mampu meraih satu pun trofi musim ini, plus berada jauh dari persaingan Premier League.

Usai kalah 1-2 dari tim semenjana seperti Crystal Palace, City kembali keok usai menelan kekalahan atas klub rival, Manchester United dalam duel yang berlangsung di OldTrafford akhir pekan kemarin. Dengan kekalahan ini, posisi City saat ini semakin jauh tertinggal dari Chelsea yakni terpaut 12 angka. Sedangkan pimpinan kelasemen itu memiliki sisa laga yang lebih banyak.

Dengan gagalnya kepemimpinan ManuelPellegrini musim ini, City pun kembali membidik Don Carlo untuk mengambil alih kursi kepelatihan Manchester Biru dalam waktu dekat. Apalagi pelatih asal Italia itu tertarik untuk bisa kembali melatih klub asal Inggris.

Saat ini, Real Madrid yang ditangani CarloAncelotti masih tertinggal dua poin dari rival abadinya, Barcelona. Mereka sempat meraih hasil buruk dalam beberapa laga penting seperti kalah dari Atletico Madrid, Athletic Bilbao, Schalke, dan Barcelona dalam waktu yang hampir bersamaan.

Tidak heran masa depan Don Carlo pun akan dipastikan usai musim ini berakhir. Andai Madrid gagal meraih trofi musim ini, mungkin Ancelotti akan segera didepak oleh manajemen klub Los Blancos. Apalagi di perempat final Liga Champions mereka kembali akan berduel dengan klub yang tengah sulit dikalahkan, Atletico Madrid.

Mantan MU: City Kemungkinan Besar Akan Pecat Pellegrini

Mantan MU, City Kemungkinan Besar Akan Pecat Pellegrini

Mantan MU: City Kemungkinan Besar Akan Pecat Pellegrini – Gagal membawa City menjadi lebih baik, Pellegrini kemungkinan besar akan dipecat oleh manajemen klub.

Menurut mantan pemain Manchester United, Robbie Savage, klub sekota mereka saat ini tengah mengalami masalah serius. City kemungkinan besar akan mendepak manajer Manuel Pellegrini di akhir musim nanti karena gagal mempertahankan titel yang susuah payah mereka raih musim lalu.

Saat ini, City berada jauh dibawah pimpinan kelasemen sementara, Chelsea. Margin antar keduanya yakni 12 poin dan hal itu masih bisa bertambah andai The Blues mampu memenangkan satu laga sisa yang belum dimainkan pada musim ini. Itu artinya City sudah dipastikan gagal untuk mempertahankan mahkota yang telah mereka raih dengan susah payah di musim lalu.

Bagi Savage, skuat City saat ini memang tidak jauh berbeda saat mereka menjuarai Premier League pertama kali di era Roberto Mancini tiga musim yang lalu. Perekrutan pemain juga terlihat sangat menyedihkan sehingga mereka gagal bersaing untuk menjuarai Liga. Tidak heran jika Pellegrini bisa saja dipecat akhir musim nanti.

“Saya pikir ada rasa puas diri didalam skuat Manchester City. Skuat ini merupakan skuat yang semakin menua dan pembelian pemain anyar usai memenangkan trofi liga di bawah kepemimpinan Roberto Mancini maupun Pellegrini sangat menyedihkan,” ujar Savage pada BBC Sport.

“Seperti itulah kondisi City saat ini, dan sebabnya mengapa saya bisa berpikir jika sang manajer akan segera disingkirkan di akhir musim ini. City sudah sangat mengalami kemunduran. Itu tak diragukan lagi,” imbuhnya.

Tanpa Gelar, City Rela Pertahankan Pellegrini?

Tanpa Gelar, City Rela Pertahankan Pellegrini

Tanpa Gelar, City Rela Pertahankan Pellegrini? – Manajer Manchester City, Manuel Pellgerini dikabarkan akan dipertahankan oleoh pihak klub meskipun gagal meraih satu pun trofi musim ini.

Kabar terbaru dari Manchester City menyebut jika nasib manajer Manuel Pellegrini masih aman andai klub yang bermarkas di Etihad Stadium itu mampu bertahan di posisi runner up di akhir musim. Hal ini dilaporkan oleh Daily Star dalam beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, nasib manajer asal Chile itu akan berakhir di akhir musim ini andai dia tidak mampu membawa satu pun gelar untuk The Citizens. Hal ini diperkuat dengan laporan The Mirror yang menyatakan jika nasib Pellegrini akan ditentukan oleh prestasi Manchester City di akhir musim. Jika tidak ada satupun gelar yang mampir maka bos asal chile itu akan diganti oleh Pep Guardiola atau Diego Simeone.

Nasib serupa pun dialami manajer City sebelumnya yakni Roberto Mancini yang gagal mempersembahkan gelar Premier League karena kalah bersaing dengan Manchester City. Bahkan Mancini masih lebih baik karena mampu meloloskan City ke partai puncak Piala FA meskipun harus menelan kekalahan atas Wigan Athletic.

Akan etapi, nasib Manuel Pellegrini dianggap masih aman andai klub bisa bertahan di posisi kedua hingga musim ini berakhir. Sepeti diketahui kini City hanya terpaut satu angka dari Arsenal do posisi ketiga serta dua angka dari MU di posisi ke empat. Sementara itu, jalan untuk mempertahankan gelar Premier League pun sangat jauh mengingat mereka terpaut enam angka dari Chelsea. Terlebih The Blues memiliki sisa laga lebih banyak dibandingkan tim lain di Premier League.

Jika benar,  maka Pellegrini patut bernafas lega meskipun ia memiliki PR yang juga cukup berat harus ia lalui. City harus bisa mempertahankan posisi mereka dari kejaran para rivalnya dengan performa yang naik turun di akhir musim ini. Jika lengah sedikit saja maka mereka bisa terdepak dari posisi kedua kelasemen Liga Inggris.

Manuel Pellegrini Berbicara Mengenai Mimpi Manchester City Kedepannya

Manuel Pellegrini Berbicara Mengenai Mimpi Manchester City Kedepannya

Manuel Pellegrini Berbicara Mengenai Mimpi Manchester City Kedepannya – Memiliki markas olahraga terbesar dengan fasilitas nomor satu di dunia membuat Pellegrini yakin, City mampu mencetak talenta muda seperti La Masia milik Barcelona.

Di saat nasibnya yang berada di ujung tanduk, Manuel Pellegrini justru mengungkapkan jika Manchester City bersamanya memiliki visi untuk bisa membangun klub yang lengkap. Maksudnya, manajer asal Chile itu menginginkan jika City tidak hanya memiliki prestasi yang bagus dengan raihan trofi, namun juga mampu meraih prestasi lainnya.

Saat ini, City memang sedang gencar untuk membangun sebuah akademi kelas dunia yang mereka buka dengan mendirikan sebuah akademi sepakbola. Tidak heran, City kini telah membangun Etihad Campus di Manchester yang merupakan markas olahraga kelas dunia dengan fasilitas nomor satu.

Bahkan, Manuel Pellegrini berujar jika City akan segera memiliki akademi yang hebat seperti yang dimiliki oleh Barcelona dengan La Masia. Namun, hal tersebut diperkirakan baru akan terwujud dalam kurun waktu beberapa tahun ke depan.

“Barcelona memiliki banyak pemain yang tercetak dari akademi miliknya. Namun, dalam kurun tiga tahun ini, belum ada pemain dari akademi yang menjadi pilar utama klub. Manchester City memiliki komitmen untuk bisa menciptakan para talenta muda. Namun jika anda ingin membina pemain 12 tahun, maka anda membutuhkan setidaknya delapan tahun untuk meraih hasil,” ujar Pellegrini.

Pellegrini juga menambahkan jika dengan pemain yang berasa dari akademi maka pengeluaran klub akan lebih hemat karena mereka tidak perlu lagi mengeluarkan biaya besar untuk memboyong pemain dari klub lain.

23:30 PM