Tag Archives: Diego Costa

Spanyol Menang 1 – 0 Berkat Gol Diego Costa

Diego Costa, Spanyol, Iran,

DEWA BOLA AGEN PIALA DUNIA 2018 – Diego Costa mampu membantu tim nasional Spanyol dengan memberikan sumbangan satu gol. Pemain yang tampil dengan kostum bernomor 19 itu membuktikan diri dengan tampil sebagai pemain yang hebat memanfaatkan peluang yang menghampiri.

Spanyol berhasil menang dari lawan Iran dengan skor akhir 1 – 0. Pertandingan tersebut berjalan di Kazan Arena pada hari Kamis tanggal 21 Juni 2018 dan kemenangan tersebut di akhir dengan gol dari Costa.

Hasil gol tersebut tercipta dari box pinalti. Penampilan Costa tercatat sangat bagus dia berhasil melepaskan tiga tendangan menuju sasaran dan mampu mendapat hasil tiga gol.

Penelusuran Squawka mengungkap bahwa Costa adalah pemain Spanyol yang pertama berhasil menciptakan tiga gol secara berturut menjalani ajang Piala Dunia dan sebelumnya hal tersebut hanya dapat di lakukan oleh pemain David Villa. Pada waktu yang lalu Costa berhasil mencetak gol sebanyak dua kali dan saat itu timnya berhadapan dengan lawan Portugal yang berakhir dengan skor seimbang 3 – 3.

Karena kejadian tersebut perancang taktik timnas Spanyol, Fernando Hierro selalu memberikan pujian kepada pemain di timnya itu dan terutama untuk Costa.

“Costa tampil dengan kemampuan luar biasa dia tetap memprioritaskan kemenangan. Costa telah tampil di dua laga dan mampu membuat tiga gol untuk tim ini, dia akan tampil dengan level yang lebih tinggi.” Penjelasan Hierro kepada media Yahoo.

“Costa mengeluarkan semua kemampuannya untuk membantu tim ini. Dia selalu mencoba memberikan yang terbaik untuk tim baik di lini serang dan lini bertahan.” Ungkapan lanjutan Hierro.

Selama ajang Piala Dunia 2018 berjalan Costa mendapat predikat sebagai pemain pencipta gol terbanyak di timnya dan itu di dapat berkat tiga gol yang di buat olehnya. Hasil tersebut sama dengan Denis Cheryshev yang menjadi pemain Rusia, prolehan hasil gol Costa masih belum sampai mengimbangi Cristiano Ronaldo yang mampu memberikan empat gol untuk tim Portugal. AL

Chelsea Siap Melepas Diego Costa

www.dewaliga.net – Chelsea Siap Melepas Diego Costa. Diego Costa menjadi salah satu penyerang terbaik sejak ia bermain bagi mantan klub nya Athletico Madrid sebelum akhirnya dijual ke salah satu klub raksasa Inggris Chelsea pada musim lalu. Sempat mengawali musim pertama nya dengan sangat baik kini sang pemain sepertinya tidak menunjukan hal yang sama dalam musim kompetisi tahun ini. Ini membuat pihak manajemen The Blues mempertimbankan akan menjual striker yang dikenal berkarater keras tersebut.

Tidak kurun mencetak gol seperti musim lalu membuat Costa dipinggirkan, ditambah dengan prilaku dan cara bermain dilapangan yang terkenal brutal dan kasar membuat sang pemain sering menjadi bahan perbincangan banyak pihak. Hal ini tidak luput dari perhatiann mantan pemain Arsenal yakni Ian Wright dalam satu kesempatan wawancara. Wright mengaku bahwa pemain tersebut terkesan lebih banyak membuat hal kontroversial dibanding dengan produktifitasnya dilapangan.

Pada musim kompetisi lalu pemain tersebut tercatat berhasil membuat 20 gol beserta 5 kali assist hanya dalam 37 pertandingan yang sudah dijalani. Akan tetapi pada musim kompetisi 2015-16 dimana ia hanya mampu membuat 3 gol dan 3 assist dalam 15 kali penampilannya bersama The Blues Chelsea. Pemain satu ini juga terlibat ketegangan dengan beberapa pemain dilapangan.

Beberapa diantaranya ialah ketika ia menampar salah satu bek Arsenal Koscielny, akibat dari ulahnya tersebut kini ia dilarang tampil sebanyak 3 laga. Bukan hanya itu saja, beberapa waktu lalu ia juga kedapatan menendang tubuh Skrtel namun Costa berhasil lolos dari sanksi.

Chelsea dan pihak manajemen kini didesak banyak pihak untuk melepas pemain tersebut dalam bursa transfer yang akan datang, The Blues membutuhkan pemain yang mampu menyumbangkan banyak gol bukan kontroversi. Atas penampilan pemain tersebut berpengaruh pada penampilan Chesea yang kini harus menurun akibat minimnya produktifitas gol yang tercipta.

Diego Costa Akui Kerap Provokasi Lawan

Diego Costa Akui Kerap Provokasi Lawan

Diego Costa Akui Kerap Provokasi Lawan – Costa mengakui jika ia memiliki gaya bermain yang sedikit nakal di lapangan. Ia kerap melakukan provokasi agar lawan mendapat hukuman dari wasit.

Bomber milik Chelsea, Diego Costa mengakui jika ia kerap memprovokasi lawan supaya mendapat hukuman dari wasit. Namun, pemain internasional Spanyol mengakui jika hal itu dilakukan karena ia kerap mendapatkan perlakuan kasar dari lawan mainnya di lapangan.

Sebagai seorang striker, Diego Costa memang kerap melakukan kontak fisik dengan para pemain belakang lawang. Tidak jarang jika ia harus berjibaku menghadapi permainan kasar para bek-bek lawan yang menghalangi untuk mencetak gol. Menanggapi perlakuan kasar para pemain lawan, Costa pun meladeninya dengan provokasi agar emosi lawan terpancing sehingga wasit akan memberikan hukuman kepada lawan.

“Saya kerap mendapat perlakuan kasar serta provokasi dari lawan sejak lama. Saya berusaha untuk memperbaiki diri dan berusaha untuk tidak terpancing emosi. Namun, terkadang saya juga berbalik memprovokasi mereka,” ujar Costa kepada Daily Star.

Costa menilai strategi seperti itu dianggap sangat wajar di dunia sepakbola. Pasalnya setiap pemain tentu ingin memperoleh hasil terbaik buat timnya masing-masing.

“Semua pemain pastinya ingin meraih kemenangan dan membawa pulang hasil terbaik untuk klubnya. Saya akan melakukan semua hal untuk fans dan tim dengan cara saya sendiri. Lawan saya juga akan melakukan hal yang sama dan saya tidak mempermasalahkan hal itu,” imbuhnya.

Kini, Chelsea masih memuncaki kelasemen Liga Inggris dengan unggul enam angka dari posisi dua, Manchester City. Mereka juga memiliki sisa satu laga lebih banyak dibanding lawan-lawannya.

Diego Costa Akui Liga Inggris Lebih Keras

Diego Costa Siap Untuk Liga Champions Musim Depan

Diego Costa Akui Liga Inggris Lebih Keras – Merasa sering mendapatkan perlakuan kasar dari bek lawan, Diego Costa sudah mulai belajar menahan diri.

Bermain di Liga Inggris tentu sangat berbeda dengan liga lainnya. Hal ini dirasakan oleh penyerang Chelsea, Diego Costa yang merasakan perbedaan bermain di Premier League dengan di La Liga. Di Inggris, ia mengakui keras dikasari oleh para bek lawan dan itu menjadi sebuah hal wajar karena wasit tidak mudah untuk meniupkan peluitnya.

Bermain beberapa musim di Spanyol, Costa pun mengakui perbedaan yang sangat nyata terkait kompetisi di tanah Inggris dengan Spanyol. Jika di Spanyol. Kontak fisik yang cukup kasar akan mendapatkan sebuah pelanggaran dari wasit, namun di Premier League hal tersebut tidak menjadi sebuah jaminan karena wasit lebih permisif dalam sebuah laga.

Namun, Costa mengakui jika dia sudah merasa terbiasa dengan permainan kasar para bek lawan. Ia pun sudah belajar bagaimana menanggulangi emosi ketika ia mendapatkan pelanggaran dari lawan.

“Saya sering mendapat tindakan kasar dari para bek-bek di Inggris. Namun saya berusaha untuk melakukan komplain. Mereka memiliki gaya bermain keras, namun belum jadi jaminan jika kami akan mendapat tendangan bebas seperti di Spanyol. Terkadang ada bek yang memang sengaja mengincar saya, saya sudah semakin baik dalam mengendalikan diri. Saya berusaha untuk menunjukkan kemampuan saya,” ujar mantan bomber Atletico Madrid itu kepada Marca.

Costa sendiri tidak terlalu banyak mendapatkan pelanggaran dari bek lawan. Pasalnya, ada satu pemain Chelsea yang kerap kali dilanggar lawan karena pergerakannya yang lincah di sektor lini depan The Blues, dia yaitu Eden Hazard.

Diego Costa Tidak akan Ubah gaya Bermainnya yang Agresif

Diego Costa Tidak akan Ubah gaya Bermainnya yang Agresif

Diego Costa Tidak akan Ubah gaya Bermainnya yang Agresif – Meski terkesan kasar, Costa enggan untuk mengubah gaya bermainnya diatas lapangan yang agresif dan sering berduel dengan lawan.

Diego Costa akhirnya mendapatkan hukuman larangan bermain selama tiga laga usai menginjak pemain Liverpool Emre Can. Striker Spanyol itu pun mengakui jika ia tidak akan mengubah gaya mainnya byang sangat impresif menjurus kasar di atas lapangan.

Insiden injakan Diego Costa terhadap Emre Can di leg kedua semifinal Piala Liga 27 Januari 2015 yang lalu membuahkan sanksi selama tiga laga oleh FA. Tidak hanya EMre Can, Martin Skrtel pun menjadi korban injakan kaki Costa dalam laga yang sama.

Meski mengakui kesalahannya, Costa pun mengungkapkan jika ia tidak ada maksud untuk mencederai Can. Dia sadar jika dia bukan seorang malaikat yang bisa tampil sempurna dan tidak pernah melakukan kesalahan.

“Anda bisa melihat pada video dengan jelas. Namun, itu adalah hukuman dan saya harus menerimanya. Tentu saya sangat merasa sangat sedih karena tidak bisa membantu tim. Namun saya menerimanya dan menghormati itu,” ujar Costa di Daily telegraph.

Meskipun menerima human yang dijatuhkan oleh FA, Costa mengakui jika ia tidak akan bisa mengubah gaya permainannya yang agresif diatas lapangan hijau.

“Diatas lapangan saya akan seperti itu. Itulah karakter saya diatas lapangan dan saya akan terus berduel, selalu, saya adalah orang yang berbeda di lua lapangan, seperti yang bisa anda lihat, tapi saya tidak akan berubah diatas lapangan,” imbuh eks. striker Atletico Madrid itu.

Diego Costa Beruntung Tidak Dikartu Merah

Diego Costa Beruntung Tidak Dikartu Merah

Diego Costa Beruntung Tidak Dikartu Merah – Beruntungnya Diego Costa, dua kali menginjak kaki pemain Liverpool, namun dua kali juga lolos dari kartu merah wasit.

Laga semifinal Piala Liga antara Chelsea melawan Liverpool masih menjadi topik menarik untuk dibahas. Laga syarat emosi itu memang meninggalkan cerita yang sangat menarik untuk dibahas. Salah satunya yaitu aksi Diego Costa yang menginjak kaki pemain The Reds dua kali, namun tidak mendapatkan kartu merah wasit.

Duel sengit Chelsea vs Liverpool di leg kedua semifinal Piala Liga akhirnya berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan kubu The Blues. Gol semata wayang Branislav Ivanovic di menit ke empat babak perpanjangan waktu akhirnya memupuskan harapan The Reds untuk melaju ke babak final.

Akan tetapi, ada hal lain yang membuat duel itu semakin menarik untuk dibahas yaitu insiden injakan Diego Costa terhadap Emre Can dan Martin Skrtel. Banyak pihak yang menyatakan jika hal itu dilakukan dengan sengaja, namun sang pengadil lapangan tidak melihatnya jadi pemain internasional Spanyol itu terhindar dari kartu merah.

Insiden yang pertama terjadi di babak pertama menit ke 12 ketika Costa berduel dengan Emre Can di sisi lapangan sehingga menimbulkan insiden yang akhirnya dilerai oleh pemain lain. Sedangkan yang kedua terjadi di babak kedua ketika Martin Skrtel menyapu bola liar dan akhirnya terinjak kaki Costa.

Menurut Thierry Henry, hal tersebut dilakukan dengan sengaja oleh Costa. Henry yang berprofesi sebagai pundit sepakbola mengakui jika ia menyukai agresivitas Costa namun insiden injakan terhadap dua pemain Liverpool sudah sangat kelewatan.

“Saya menyukai agresivitasnya, tetapi saya pikir dia sudah kelewatan. Seharusnya ia mendapat kartu merah,” ujar Thierry Henry di Sky Sports.

Diego Costa yang Garang di Lapangan

Diego Costa yang Garang di Lapangan

Diego Costa yang Garang di Lapangan – Bagi Costa, bermain kasar merupakan hal yang sudah biasa. Bahkan, ia tidak memiliki rasa hormat kepada lawan yang ia hadapi.

Siapa yang tidak kenal dengan striker Chelsea, Diego Costa, seorang penyerang berbadan besar, kekar, dengan sorot mata yang tajam. Tak heran jika ia menjadi pilihan yang tepat untuk mengisi lini depan. Bahkan, tak jarang ia bermain kasar agar timnya meraih hasil yang diinginkan.

Tidak hanya garang dari fisiknya saja, Diego Costa juga garang dalam hal mencetak gol. Musim ini saja ia sudah menyumbang 17 gol dari 19 penampilan di Premier League. Tambahan dua assist pun memperjelas jika ia merupakan sosok yang sangat tepat untuk mengisi lini depan sebuah tim guna menjebol jala lawan.

Sesuai dengan bentuk fisiknya yang garang, ciri khas permainannya pun tidak kalah garang, menjurus kasar. Di musim pertamanya di The Blues saja ia sudah mengoleksi kartu kuning sebanyak tujuh kali akibat ulahnya di lapangan hijau. Hal ini tidak lepas dari latar belakang Costa yang berasal dari pesepak bola jalanan. Permainan kasar sudah menjadi hal lazim baginya.

Dalam suatu wawancara di tahun 2012, Costa bahkan mengatakan hal mengejutkan pada El Pais. Costa berujar jika dia tumbuh di jalanan, berkelahi di lapangan, menghina pemain lawan merupakan hal yang biasa dia lakukan. Baginya, tidak ada rasa hormat bagi lawan yang dihadapi dan bahkan kadang dia berpikir untuk membunuh mereka.

Tidak heran, gaya permainan keras itu dibawanya ketika membela Atletico Madrid yang juga memiliki ciri khas garang di lapangan dengan mengandalkan permainan keras. Namun, hal tersebut akhirnya membawa kesuksesan besar termasuk meraih Juara Liga Spanyol dan runner up Liga Champions musim lalu.

Diego Costa Sempat Bersi Tegang dengan Jordan Handerson

Diego Costa Sempat Bersi Tegang dengan Jordan Handerson

Diego Costa Sempat Bersi Tegang dengan Jordan Handerson – Diego Costa terlihat bersitegang dengan pemain Lierpool, Jordan Handerson. Insiden ini membuat leg kedua di Stamford Bridge berjalan sengit.

Laga Liverpool vs Cheslsea di ajang semifinal Piala Liga leg pertama di Anfield beberapa hari lalu berlangsung cukup sengit. Namun, ada sebuah insiden yang membuat laga tersebut sedikit ternodai. Jordan Henderson dan Diego Costa terlibat dalam sebuah insiden yang menyulut pertengkaran dua pemain itu.

Media-media di daratan Inggris sempat mengabarkan jika Henderson dan Costa terlibat dalam sebuah pertengkaran. Namun, insiden kedua pemain ini tersebut tidak sampai membuat keduanya adu jotos. Keduanya hanya adu mulut dan dorong-dorongan sebelum dipisahkan oleh seorang staf.

Dalam laga leg pertama Piala Liga Inggris Selasa kemarin, Liverpool dan Chelsea harus puas dengan skor imbang 1-1. The Blues membuka skor melalui Eden Hazard melalui titik putih di babak pertama dan The Reds membalas melalui Rahemm Sterling menerima umpan dari Handerson.

Belum diketahui pasti apa yang menyulut pertengkaran kedua pemain tersebut. Namun, keduanya memang terlihat memanas sejak awal laga. Handerson yang menghalangi Fabregas dan terjatuh membuat Costa tidak terima. Handerson pun membela diri dan wasit sempat berbicara pada kedua pemain ini.

Tidak hanya Henderson, Costa juga sempat adu mulut dengan Martin Skartel yang terlihat menyikut Diego Costa. Namun, pemain Spanyol itu juga dituduh dengan sengaja menginjak kaki seorang pemain The Reds.

Apapun insiden yang terjadi, apa yang terjadi dalam leg pertama akan membuat leg kedua semakin sengit.

05:58 AM