Tag Archives: Brasil

Swiss Lolos Berkat Tambahan Satu poin

Swiss, Kosta Rika, Brasil,

DEWA BOLA AGEN PIALA DUNIA 2018 – Swiss mengakhiri laga dengan Kosta Rika dengan hasil seimbang di skor akhir 2 – 2 pada pertandingan akhir Grup E di ajang Piala Dunia 2018. Hasil tersebut yang membuat Swiss mendapat tambahan satu point membuat mereka mampu melangkah menuju babak 16 besar.

Pertandingan Swiss Vs Kosta Rika berlangsung di hari Kamis tanggal 28 Juni 2018 di Nizhny Novgorod stadion. Swiss memimpin pada pertandingan babak awal dengan unggul satu gol berkat buah hasil kerja keras Blerim Dzemaili yang memasuki menit 31.

Babak pertama berakhir tampa tambahan gol sedang Kosta Rika berhasil menyusul ketertinggalan mereka di menit 56 berkar usaha pemain mereka Kendall Waston sehingga skor menjadi 1 – 1. Belalu dua menit mendekati akhir waktu 90 menit Swiss kembali unggul dengan tambahan satu gol berkar usaha dari pemain Josip Drmic.

Swiss yang unggul tidak dapat mempertahankan hingga laga berakhir karena Kosta Rika terus berusaha untuk mengejar angka ketertinggalan dan akhirnya memasuki waktu tamabahan mereka berhasil menyamakan keadaan menjadi 2 – 2 melalui garis pinalti. Hasil itu di dapat berkat pemain Bryan Ruiz yang melepas tendangan bola mengenai badan pemain Yann Sommer.

Prolehan hasil yang belum cukup memuaskan tersebut sudah cukup membantu Swiss untuk melanjutkan langkah mereka ke babak 16 besar dan mendapat predikat juara kedua di Grup E atas raihan hasil lima point. Kosta Rika sendiri harus menerimah keadaan tersebut dan menempatkan mereka berada di posisi dasar dengan hasil satu point.

Brasil juga mendapat predikat memenangi gelar juara grup dengan hasil tujuh point di tangan. Kesuksesan tersebut di dapat berkat usaha gigih mereka menyingkirkan lawan Serbia dua angka gol tanpa perlawanan dan membuat lawan itu menepi sesudah berada di peringkat ketiha dengan hasil tiga point. AL

Brasil Gagal, Dunga di Pecat Sebagai Pelatih

Brasil, Dunga, Peru,

AGEN BETTING ONLINE, DEWA LIGA – Kini berakhir sudah masa Dunga menjadi pelatih Brasil. Pelatih berusia 59 tahun itu tidak lagi mendapat tugas karena pasukan Samba gagal di ajang Copa America Centenario.

Tepat di hari Selasa semalam tanggal 14 Juni 2016 Brasil harus keluar dari ajang America Centenario sesudah mereka takluk dari lawan Peru di score 0 – 1. Karena kegagalan itu Brasil hanya mampu mendapat hasil 4 point dan tidak lolos di babak grup, Peru berhasil lolos menjadi juara grup B bersanding dengan Ekuador.

Kegagalan itu bisa di bilang pukulan keras untuk pihak Brasil. Bukan karena persoalan mereka harus pulang saja tapi ada kendala lain dan itu ialah satu kesialan bagi mereka, gol kemenangan yang di dapat oleh Peru melalui pemain mereka Raul Ruidiaz tercipta melalui tangan.

Jelas karena persoalan itu Dunga murka tapi dia juga tidak bisa lepas tangan begitu saja karena dia memiliki tanggung jawab sebagai seorang pelatih. Menjadi sosok yang berperan besar Duang mendapat banyak sorotan karena tim yang di asuh gagal dalam ajang yang penting, sesudah laga berakhir Dunga sempat memberikan penjelasan singkat dia tidak akan takut jika harus di pecat.

Pada hari ini Rabu tanggal 15 Juni 2016 kenyataan terungkap Dunga di pecat dari jabatannya sebagai pelatih oleh pihak CBF selaku federasi sepakbola Brasil. Terungkap oleh media Bein Sport, Dunga di pecat bersama dengan staf pelatih sesudah terjadinya pertemuan dengan pihak petinggi CBF.

“Keputusan itu tidak dapat di ganggu gugat dan telah di sepakati oleh semua pihak. Dari itu maka CBF akan mengawali proses pencarian staf yang baru untuk menangani tim nasional Brasil.” Sedikit penjelasan yang di ungkap oleh pihak CBF melalui situs resmi klubnya.

Pemecatan ini ialah yang kesekian kalinya untuk Dunga dari pihak Brasil. Ketika tahun 2006 lalu Dunga sempat menjadi pelatih Brasil sampi tahun 2010 dan akhirnya Selecao mengalami kegagalan di ajang Piala Dunia 2010, karena kendala itu dia di pecat dan di ganti oleh Mano Menezes yang menjabat sebagai pelatih baru.

Pada tahun 2014 lalu Dunga sempat comeback menjadi pelatih Brasil. Kehadirannya itu untuk menggantikan Luis Felipe Scolari yang di nilai gagal di ajang Piala Dunia 2014. (AL)

06:23 AM