Tag Archives: Ancelotti

Zidane: Saya Bisa Saja Menerima Pekerjaan Menggantikan Ancelotti

Zidane, Saya Bisa Saja Menerima Pekerjaan Menggantikan Ancelotti

Zidane: Saya Bisa Saja Menerima Pekerjaan Menggantikan Ancelotti – Zidane mengaku bersedia melatih tim utama Madrid jika diminta. Meski pada akhirnya dirinya tidak ditunjuk rupanya Zidane merasa tidak kecewa sama sekali.

Pelatih tim Real Madrid Castilla, Zinedine Zidane, mengaku bila dirinya sebenarnya bersedia menggantikan posisi Carlo Ancelotti sebagai pelatih tim utama seandainya dirinya diminta oleh petinggi klub. Tetapi pada akhirnya Zidane tidak mendapat tawaran tersebut dan Real Madrid resmi menunjuk Rafael Benitez sebagai pengganti Don Carlo.

Hal tersebut rupanya tidak membuat Zidane merasa kecewa. Sebagaimana diketahui legenda sepakbola Prancis itu sempat masuk ke dalam daftar calon pelatih baru Madrid usai Ancelotti dipecat. Zidane juga sempat menjadi assisten pelatih selama Ancelotti memimpin Cristiano Ronaldo dkk. Sayangnya bos Madrid, Florentino Perez, lebih memilih nama Benitez ketimbang Zidane untuk menukangi Madrid.

“Saya bisa saja menerima pekerjaan menggantikan Ancelotti. Saya menganggap diri saya sebagai seorang profesional dan saya tidak akan menolak tantangan,” ungkap Zidane seperti diberitakan Football Espana.

“Tentu saja saya merasa sedih (atas kepergian Ancelotti) karena dia sudah melakukan pekerjaan yang bagus di Madrid akan tetapi di sebuah klub besar jika Anda tidak menang di satu musim maka bisa dibilang, ‘tanpa sebuah trofi mayor Anda beresiko ditendang’,” timpalnya.

“Saya tidak merasa frustasi karena dilupakan dan sama sekali tidak merasa kecewa. Rasanya memang belum waktunya. Banyak hal yang terjadi secara alami dan Anda tidak bisa mencarinya sendiri. Bukan takdirnya begitu,” urai eks pemain Juventus itu.

Sekalipun Menangi Liga Champions Madrid Diyakini Tetap Pecat Ancelotti

Sekalipun Menangi Liga Champions Madrid Diyakini Tetap Pecat Ancelotti

Sekalipun Menangi Liga Champions Madrid Diyakini Tetap Pecat Ancelotti – Ancelotti tetap akan dipecat sekalipun memenangi gelar Liga Champions musim ini. Hal tersebut diungkapkan oleh eks manajer umum Juventus.

Mantan manajer umum Juventus, Luciano Moggi, mengklaim bila Real Madrid akan tetap memecat Carlo Ancelotti sekalipun eks pelatih AC Milan, Chelsea dan Paris Saint-Germain itu mampu mengantarkan Los Blancos menjuarai Liga Champions musim ini. Menurut Moggi hal ini dikarenakan sang presiden, Florentino Perez, memang ingin mendepak Ancelotti dan digantikan dengan Rafael Benitez yang sudah disiapkan sebagai pengganti.

“Florentino bilang kepada saya bahwa dia ingin mendepak Ancelotti bahkan jika dia membawa Real Madrid mempertahankan gelar Liga Champions sekalipun,” ujar Moggi seperti yang dikutip oleh AS. “Benitez sudah disiapkan untuk menjadi pengganti dan Florentino sudah memutuskan hal tersebut sejak lama terlepas dari apa pun yang pihak klub katakan,” imbuh Moggi.

Bagi Moggi sendiri sosok Benitez dirasanya kurang cocok untuk melatih El Real. Pernyataan tersebut didasarkan pada prestasi Napoli di musim ini yang hanya finis di tempat kelima. Selain itu Moggi juga mengkritisi hubungan buruk Benitez dengan Marek Hamsik saat keduanya masih saling bekerjasama di Napoli.

“Benitez kurang meyakinkan bagi saya. Sejauh ini dia tidak bisa memanfaatkan potensi yang dimiliki oleh sejumlah pemain tertentu dan situasinya dengan (Marek) Hamsik adalah salah satu contohnya,” ungkap Moggi.

“Untuk alasan yang lainnya jangan lupakan juga bahwa Napoli mengakhiri Serie A dengan menduduki posisi kelima,” tutup Moggi.

Legenda Madrid Tidak Setuju Dengan Pemecatan Ancelotti

Legenda Madrid Tidak Setuju Dengan Pemecatan Ancelotti

Legenda Madrid Tidak Setuju Dengan Pemecatan Ancelotti – Roberto Carlos menyatakan ketidak setujuaannya terkait pemecatan Ancelotti. Legenda Madrid itu juga mengingatkan Benitez mengenai budaya di Real Madrid.

Legenda Real Madrid, Roberto Carlos, rupanya tidak setuju dengan keputusan presiden klub, Florentino Perez, yang memecat Carlo Ancelotti karena gagal memberikan trofi di musim ini. Menurut Carlos seharusnya Perez memberikan lebih banyak waktu kepada Ancelotti yang baru menjalani musim keduanya sebagai pelatih Los Blancos.

“Saya tidak setuju dengan pemecatan Carlo Ancelotti sama seperti saya tidak setuju saat Vicente del Bosque dan Jupp Heynckes dipecat. Anda harus membiarkan mereka (pelatih) melakukan pekerjaannya tapi itu semua menjadi keputusan Florentino Perez,” ucap Carlos seperti dikutip oleh Goal.

Carlos juga mengingatkan pelatih baru El Real, Rafael Benitez, mengenai budaya yang berlaku di Madrid. Eks bek Los Merengues itu mengatakan bila melatih tim seperti Real Madrid berarti harus bisa memenangi trofi setiap musimnya dan jika sampai gagal maka bersiaplah untuk menghadapi masalah yang besar.

“Budaya di Madrid adalah selalu memenangi trofi setiap musimnya. Jika Anda tidak mampu melanjutkan budaya tersebut maka Anda bakal berada dalam masalah yang besar,” lanjut pemain bernama lengkap Roberto Carlos da Silva Rochina itu.

“Benitez dalam periode karier yang baik dan bisa memberikan hal baik di Real Madrid. Dia pilihan yang bagus dan tau seperti apa keadaan klub. Saya berharap yang terbaik untuknya karena ini bukan pekerjaan yang mudah,” tutup Carlos.

Real Madrid Resmi Tunjuk Benitez Sebagai Pengganti Ancelotti

Real Madrid Resmi Tunjuk Benitez Sebagai Pengganti Ancelotti

Real Madrid Resmi Tunjuk Benitez Sebagai Pengganti Ancelotti – Real Madrid resmi menunjuk Rafael Benitez untuk menggantikan posisi Ancelotti. Hal tersebut disampaikan langsung oleh wakil presiden klub.

Setelah menjadi spekulasi akhirnya teka-teki soal pengganti Carlo Ancelotti mulai terjawab setelah wakil presiden klub, Eduardo Fernandez, memberikan konfirmasi bila petinggi Los Blancos telah menunjuk Rafael Benitez sebagai pelatih Real Madrid musim depan. Sebelumnya Benitez memang menjadi salah satu kandidat pengganti Ancelotti yang belum lama ini diberhentikan oleh petinggi klub.

Selain Benitez ada beberapa nama kandidat lainnya mulai dari Jurgen Klopp, Roberto Manchini sampai mantan pelatih Madrid, Jose Mourinho. Benitez sendiri sudah tidak asing dengan Liga Spanyol karena dirinya sempat melatih Valencia sebelum pindah ke Liverpool dan kini tengah menukangi Napoli.

“Hingga tiga hari lalu, Carlo Ancelotti adalah pelatih terbaik di dunia, sama seperti Jose Mourinho dua musim lalu. Begitu juga dengan Rafa Benitez (yang akan melatih) mulai pekan depan,” kata Fernandez sebagaimana dilansir oleh Football Espana.

Fernandez mengaku bila dirinya sudah tidak sabar melihat kinerja pelatih baru Madrid musim depan nanti. Selain itu Fernandez berharap Cristiano Ronaldo dkk bisa tampil lebih baik dibanding musim ini di bawah arahan pelatih baru mengingat di musim ini mereka menutup musim tanpa meraih gelar yang membuat Ancelotti dipecat.

“Saya sudah tidak sabar menuju 30 Juli untuk melihat bagaimana pemain-pemain terbaik dunia bermain di bawah asuhan seorang pelatih yang luar biasanya,” lanjut Fernandez menambahkan.

Penjelasan Ancelotti Soal Aksi Tepuk Tangannya

Penjelasan Ancelotti Soal Aksi Tepuk Tangannya

Penjelasan Ancelotti Soal Aksi Tepuk Tangannya – Ancelotti diganjar sanksi larangan dua pertandingan karena dianggap melecehkan wasit. Usai laga kontra Juventus terlihat Ancelotti memberikan tepuk tangan.

Laga leg kedua semifinal Liga Champions yang digelar di Santiago Bernabue berakhir tragis bagi Carlo Ancelotti. Selain timnya tersingkir dan terancam mengakhiri musim ini tanpa meraih gelar satupun dirinya juga diganjar sanksi larangan dua pertandingan karena dianggap melecehkan wasit dengan bertepuk tangan.

Pada laga tersebut Real Madrid sempat menjaga asa lolos ke laga final setelah Cristiano Ronaldo menjebol gawang Juventus melalui eksekusi penalti. Sayangnya keunggulan tersebut sirna karena gawang Iker Casillas kembali dijebol oleh mantan pemain El Real yang kini berseragam Juventus, Alvaro Morata, yang membuat kedudukan menjadi imbang dan bertahan hingga laga usai.

Hasil imbang ini sudah cukup mengantarkan Juventus melaju ke babak final sebab pada leg pertama mereka menang dari Real Madrid dengan skor 2-1. Usai laga tersebut terlihat Ancelotti melakukan gestur dengan bertepuk tangan yang dinilai sebagai bentuk protesnya atas keputusan wasit.

Akibat sanksi ini Ancelotti tidak bisa mendampingi timnya saat menghadapi Espanyol dan Getafe. Ancelotti juga menjelaskan alasan dirinya memberikan tepuk tangan setelah laga usai.

“Saya tidak tahu mereka menghukum saya dua pertandingan. Saya memberikan tepuk tangan di akhir laga tapi itu untuk para suporter di tribun yang sudah membantu kami. Saya tak tahu mengapa wasit berpikir demikian,” terang Ancelotti seperti disadur dari situs resmi klub.

Ancelotti: Saya Tidak Tahu Bagaimana Masa Depan Saya

Ancelotti: Saya Tidak Tahu Bagaimana Masa Depan Saya

Ancelotti: Saya Tidak Tahu Bagaimana Masa Depan Saya – Real Madrid disingkirkan oleh Juventus di leg kedua semifinal Liga Champions. Kegagalan El Real menembus laga final membuat masa depan Ancelotti menjadi tanda tanya.

Real Madrid gagal mengamankan tiket ke babak final Liga Champions setelah disingkirkan oleh Juventus di laga leg kedua babak semifinal yang berakhir imbang 1-1. Tersingkirnya Los Blancos di semifinal Liga Champions ini membuat masa depan karier Carlo Ancelotti sebagai pelatih Real Madrid menjadi tanda tanya.

Kekalahan 2-1 pada leg pertama membuat Cristiano Ronaldo wajib meraih kemenangan di Santiago Bernabue saat menjalani laga leg kedua. Sebenarnya tuan rumah sempat unggul setelah Ronaldo menjebol gawang Juventus lewat titik putih namun petaka datang saat Alvaro Morata mencetak gol balasan yang membuat kedudukan menjadi imbang 1-1.

Terkait dengan masa depannya di Bernabue secara terbuka Ancelotti mengaku masih belum tahu mengenai kelanjutan kariernya. Ancelotti hanya mengatakan bila yang bisa dia lakukan saat ini hanyalah membanti timnya menyelesaikan musim ini dengan meraih hasil semaksimal mungkin sambil menunggu keputusan yang diambil petinggi klub.

“Saya tidak tahu bagaimana masa depan saya. Kami harus menuntaskan musim ini lebih dulu dan setelah itu kami bisa berbicara dengan klub,” ujar pelatih asal Italia itu seperti yang dilansir oleh Soccernet.

“Kini kami punya dua laga tersisa, kami harus tuntaskan musim ini dengan baik dan ketika kompetisi berakhir maka kami akan mengevaluasi semuanya. Well, untuk pastinya klub akan menilai kinerja saya,” terang Ancelotti.

Ancelotti: Casillas Punya Banyak Pengalaman

Ancelotti: Casillas Punya Banyak Pengalaman

Ancelotti: Casillas Punya Banyak Pengalaman – Ancelotti menyebut Casillas sebagai pemain yang memiliki banyak pengalaman. Saat ini Real Madrid tengah bersiap menjalani laga krusial menghadapi Juventus.

Real Madrid sedang berada dalam tekanan untuk memenangi leg kedua semifinal Liga Champions di Santiago Bernabue menghadapi Juventus, Kamis (14/5/15) dinihari WIB. Jika sampai kalah pada laga ini maka El Real terancam tanpa gelar di akhir musim nanti.

Pada leg pertama secara mengejutkan Real Madrid kalah 2-1 dari Juventus dan banyak yang menyalahkan Iker Casillas sebagai penyebab kekalahan El Real. Meskipun Casillas saat ini sedang dihujani kritikan namun entrenador Real Madrid, Carlo Ancelotti, masih mempercayai penjaga gawang utama Los Blancos itu.

“Casillas punya banyak pengalaman, dia terbiasa dengan hal seperti ini dan itu tidak memengaruhinya. Faktanya, saya pikir itu memotivasinya,” kata Ancelotti seperti dilansir Sky Sports. “Saya sudah katakan sebelumnya kadang saya memahami siulan itu karena pemain tidak bermain bagus. Kadang Anda memahaminya. Tapi saya pikir besok akan berbeda.”

Ancelotti juga mengharapkan dukungan dari para Madridista jelang laga penting menghadapi Juventus yang memetik kemenangan pada leg pertama. Agar bisa lolos setidaknya tuan rumah harus menang dengan skor 1-0.

“Semua pendukung Madrid paham pekan ini adalah pertandingan penting. Di masa lalu sudah berkali-kali mereka benar-benar mendukung kami seperti yang mereka lakukan melawan Atletico (Madrid) dan tahun lalu di semifinal mereka benar-benar mendukung kami dan saya yakin mereka akan melakukannya lagi,” tandasnya.

Ancelotti Disalahkan Atas Cederanya Modric

Ancelotti Disalahkan Atas Cederanya Modric

Ancelotti Disalahkan Atas Cederanya Modric – Modric diprediksi harus menepi selama 4-6 pekan untuk memulihkan cedera yang dialaminya. Ancelotti juga dianggap sebagai sosok paling bertanggung jawab atas cederanya sang pemain.

Kemenangan atas Malaga harus dibayar mahal oleh Real Madrid karena salah satu gelandang andalan mereka yaitu Luka Modric kembali mengalami cedera padahal sang pemain belum lama pulih dari cedera hamstring yang membuatnya terpaksa menepi selama empat bulan pada November-Maret lalu.

Seperti diketahui eks pemain Tottenham Hotspurs itu mendapatkan cedera lutut ketika Los Merengues membungkam Malaga dengan skor 3-1 pada laga lanjutan La Liga, Sabtu (18/4/15). Dari hasil pemeriksaan medis diketahui pemain asal Kroasia tersebut mengalami masalah di medical collateral ligament (MCL) pada lutut kananya setelah sang pemain bertabrakan dengan pemain Malaga, Recio.

Akibat cedera tersebut Modric diprediksi harus beristirahat selama 4-6 pekan dan kemungkinan besar akan mengakhiri musim ini lebih cepat. Menurut dokter timnas Kroasia, Boris Nemec, Carlo Ancelotti menjadi sosok yang paling bertanggung jawab atas cederanya Modric.

“Ancelotti tak mengistirahatkan Luka sama sekali setelah dia kembali dari cedera panjang,” tutur Nemec seperti dilansir Sky Sports. “Dia bermain selama 90 menit di setiap pertandingan. Ancelotti membuat Modric sangat tertekan, bukannya memberi dia waktu sedikit demi sedikit,” tambahnya.

“Modric cedera bukan karena benturan yang dia terima tapi karena dia tidak 100 persen siap. Jika dia tidak bekerja terlalu keras kakinya tidak akan mengarah ke sisi itu dalam tekel tersebut,” papar Nemec.

Ancelotti Belum Tahu Berapa Lama Bale dan Modric Bakal Absen

Ancelotti Belum Tahu Berapa Lama Bale dan Modric Bakal Absen

Ancelotti Belum Tahu Berapa Lama Bale dan Modric Bakal Absen – Enternador Real Madrid mengkonfirmasi bila Bale dan Modric mengalami cedera. Akan tetapi Ancelotti belum tahu berapa lama kedua pemainnya tersebut bakal absen.

Kemenangan atas Malaga rupanya harus dibayar mahal oleh Real Madrid yang kehilangan dua pemain andalan mereka yakni Gareth Bale dan Luka Modric. Entrenador Real Madrid, Carlo Ancelotti, sudah memberikan pernyataan bila kedua pemain tersebut mengalami cedera namun dirinya belum tahu berapa lama kira-kira keduanya bakal absen memperkuat El Real.

Menghadapi Malaga di Santiago Bernabeu, Minggu (19/4/15) dinihari WIB, tuan rumah sudah kehilangan Bale yang ditarik keluar saat pertandingan baru saja berjalan selama empat menit.

Pada babak kedua giliran Modric yang harus ditandu keluar lapangan. Gelandang asal Kroasia tersebut ditarik keluar pada menit ke-76 setelah berbenturan dengan Recio.

“Modric bermasalah dengan lututnya dan Bale dengan otot betisnya. Kami akan mengevaluasi kedua pemain dalam beberapa hari ke depan,” ucap Ancelotti seperti dilansir situs resmi klub. “Mereka tidak sepenuhnya absen untuk hari Rabu. Kami harus melakukan tes dan kemudian kami akan membuat keputusan.

Kehilangan Bale dan Modrid bakal merugikan Madrid yang akan menghadapi Atletico pada leg kedua babak perempatfinal Liga Champions. “Optimisme saya tidak berakhir meski mereka bermain atau tidak, ini soal fakta bahwa kami punya peluang besar bermain di kandang dan kami akan memberi yang terbaik dengan atau tanpa Bale. Kami akan melakukan segalanya yang kami bisa untuk mencapai semifinal,” tandasnya.

Ancelotti: Saya Tidak Akan Meminta Perpanjangan Kontrak

Ancelotti, Saya Tidak Akan Meminta Perpanjangan Kontrak

Ancelotti: Saya Tidak Akan Meminta Perpanjangan Kontrak – Pelatih Real Madrid mengaku belum terlalu memikirkan masa depannya di Bernabeu. Kontrak Ancelotti sendiri akan berakhir pada musim panas 2016 mendatang.

Beredar kabar yang menyebut bila Real Madrid sudah mulai melirik beberapa nama yang diproyeksikan untuk menggantikan Carlo Ancelotti yang masa kontraknya sebagai pelatih El Real akan segera berakhir. Mantan pelatih AC Milan tersebut mengaku bila dirinya belum terlalu memikirkan soal masa depannya di Bernabeu.

Kontrak Ancelotti bersama Real Madrid memang akan berakhir pada musim panas 2016 mendatang. Masa depan Ancelotti sendiri sedang dispekulasikan setelah timnya menuai hasil yang kurang begitu meyakinkan dari beberapa laga terakhir. Real Madrid bahkan dirumorkan sedang memantau pelatih Porto, Julen Lopetegui yang dipersiapkan untuk menggantikan Ancelotti jika benar-benar pergi.

“Saya memiliki waktu sepanjang tahun untuk melihat apakah saya akan memperpanjang kontrak saya atau tidak,” terang Ancelotti seperti dikutip AS. “Saya tidak buru-buru. Jika klub belum mengontak saya mereka mungkin baru akan mengontak saya pada bulan September, atau mungkin mereka juga tidak menghubungi saya,” lanjutnya.

“Saya tidak akan meminta perpanjangan kontrak. Pelatih bergantung pada hasil yang didapat timnya. Saya mempersiapkan untuk musim depan,” timpal pelatih asal Italia ini menambahkan.

Musim ini memang tidak terlalu berjalan manis bagi Los Merengues yang gagal mempertahankan gelar juara Copa del Rey. Saat ini Real Madrid sedang berjuang untuk memenangi dua ajang yang tersisa yaitu ajang La Liga dan ajang Liga Champions.

20:01 PM