Monthly Archives: January 2015

Brendan Rodgers Antusias Jalani Persaingan Empat Besar

Brendan Rodgers Antusias Jalani Persaingan Empat Besar

Brendan Rodgers Antusias Jalani Persaingan Empat Besar – Persaingan menuju empat besar Premier League akan berjalan sengit, Brendan Rodgers terlihat sangat antusias lakoni laga tersebut.

Persaingan menuju empat besar Premier League berlangsung sangat sengit. Saat ini, ada lima klub yang bersaing ketat untuk merebut tempat terakhir lolos ke Liga Champions musim depan. Melihat hal ini, Manajer Liverpool, Brendan Rodgers pun terlihat sangat antusias untuk menjalani persaingan tersebut.

Saat ini, The Reds masih duduk di tangga ke delapan dengan mengumpulkan 35 poin dari 22 laga yang dimainkan. Namun, mereka hanya terpaut lima angka dari posisi empat yang dihuni oleh Manchester United. Tak khayal, ada empat klub yang menjadi pesaing mereka menuju tangga tersebut, West Ham, Tottenham Hotspurs, Arsenal dan Manchester United. Keempat klub tersebut hanya terpaut lima angka saja.

Misi pertama yang harus dijalani anak asuhan Brendan Rodgers yaitu menghadapi West ham di akhir pekan ini. jika menang, mereka akan merangsek ke posisi yang lebih baik tentunya diatas The Hammers. Namun jika kalah, mereka akan semakin tertinggal dari para rivalnya.

Namun, Rodgers mengungkapkan rasa antusiasnya menuju tangga empat besar dengan mengalahkan West Ham akhir pekan ini.

“Persaingan menuju empat besar akan terlihat sangat menarik. Ada sejumlah tim yang akan terlibat persaingan. Tentu kami ingin memastikan diri untuk bisa lolos ke sana dan terus menipiskan jarak,” ujar Brenddan Rodgers di situs resmi Liverpool.

The Reds pun semakin optimis apalagi dengan kembalinya Daniel Sturridge dari cedera panjang. Meskipun pemain itu belum tentu dimainkan saat menjamu West ham.

Illaramendi Tolak Pinangan Bilbao

Illaramendi Tolak Pinangan Bilbao

Illaramendi Tolak Pinangan Bilbao = Meskipun mendapat tawaran dari Athletic Bilbao rupanya Illaramendi masih betah bertahan di Bernabeu. Ancelotti memberikan konfirmasi bila Illaramendi tidak akan meninggalkan Real Madrid.

Pemain El Real yang masa depannya tengah dispekulasikan, Asier Illaramendi, akhirnya memutuskan untuk tetap bertahan di Santiago Bernabeu meskipun dirinya mendapat tawaran dari Athletic Bilbao yang ingin meminangnya di bursa trasnsfer ini. Sebelumnya beredar rumor bila Illaramendi akan menginggalkan Real Madrid yang baru saja memboyong Lucas Silva dari Cruzeiro.

Illaramendi memang terbilang jarang memiliki kesempatan untuk bermain sehingga dengan kedatangan Silva diyakini akan membuat pemain berusia 24 tahun tersebut semakin kesulitan untuk tampil sebagai starter. Hal inilah yang memunculkan rumor bila Illaramendi berniat untuk hengkang dari Real Madrid supaya dirinya memiliki kesempatan bermain yang lebih besar.

Klub yang paling getol memburu Illaramendi adalah Athletic Bilbao yang terang-terangan mengakui ketertarikannya untuk mendatangkan pemain muda tersebut. Selain Athletic Bilbao masih ada klub lainnya yang juga berminat memboyong Illaramendi yaitu Real Sociedad. Namun terkait dengan masa depan Illaramendi secara gamblang Carlo Ancelotti memberikan konfirmasi bila anak asuhnya tidak akan pergi meninggalkan Madrid.

“Saya tak meminta apapun dari pihak klub. Memang benar dia mendapatkan tawaran dari Athletic tapi dia bahagia di sini,” terang Ancelotti seperti yang dilansir oleh Soccerway.

“Dia melihat situasinya dan memutuskan untuk bertahan dan kami senang dia melakukan itu. Kami menyukai profesionalismenya dan kapanpun dia main dia selalu tampil bagus,” tambahnya.

Frank Lampard kembali Ke Stamford Bridge Sebagai Lawan

Frank Lampard kembali Ke Stamford Bridge Sebagai Lawan

Frank Lampard kembali Ke Stamford Bridge Sebagai Lawan – Akhir pekan ini, Frank Lampard akan kembali ke Stamford Bridge guna melawan klub lamanya itu. Laga tersebut menjadi laga yang emosional bagi eks pemain timnas Inggris itu.

Laga Chelsea vs Manchester City bisa jadi sebuah laga yang emosional bagi salah satu punggawa The Citizens, Frank Lampard. Dulu, dia menjadi salah satu pemain yang selalu dipuji-puji oleh para suporter di Stamford Bridge dan kini justru kembali sebagai lawan.

Seperti diketahui, musim lalu The Blues tidak memperpanjang masa abdi Lampard dan melepasnya ke New York City. Namun, pemain 36 tahun itu justru menyebrang ke klub rival mereka, Manchester City yang sempat menjadi kontroversial. Awalnya, pemain yang pernah menjadi andalan timnas Inggris itu diklaim menandatangani kontrak semusim bersama City. hal itu diperkuat dengan pernyataan pihak Premier League yang mengatakan Lampard terdaftar sebagai pemain City hingga akhir musim nanti.

Dan kini, Lampard kembali ke klub yang telah membesarkan namanya, The Blues, namun bukan sebagai pahlawan melainkan lawan. Situasi Lampard semakin sulit karena tim yang dibelanya saat ini merupakan pesaing terdekat Chelsea di tangga kelasemen yang hanya terpaut 5 angka.

Tidak heran jika kembalinya Lampard ke Stamford Bridge tak akan disambut hangat oleh para fans The Blues. Pasalnya ia adalah lawan.

“Baginya itu akan menjadi sebuah momen yang terbaik sepanjang karirnya. Namun sayangnya kami harus meraih kemenangan. Ini akan jadi laga yang menarik,” ujar mantan rekan Lampard di Chelsea, Eden Hazard seperti dikutip Soccernet.

Brendan Rodgers Harus Bawa Liverpool Raih Trofi

Brendan Rodgers Harus Bawa Liverpool Raih Trofi

Brendan Rodgers Harus Bawa Liverpool Raih Trofi – Liverpool dinilai sudah tampil oke musim ini, namun Rodgers dituntut untuk persembahkan trofi jika tidak ingin di depak.

Meski gagal melaju ke partai puncak Piala Liga usai dikalahkan oleh Chelsea 0-1, The Reds tampaknya pantas berlapang dada pasalnya mereka berhasil memainkan permainan yang jauh lebih menarik. Alan tetapi, ada tuntutan yang wajib dipenuhi oleh Brendan Rodgers, raih trofi.

Sekal kedatangan Brendan Rodgers, Liverpool memang belum mampu merengkuh satupun trofi. Hasil terbaik yang pernah diraih pelatih asal Irlandia Utara itu yakni runner up Premier League musim lalu. Padahal musim lalu merupakan kesempatan terbaik bagi mereka untuk meraih gelar yang hilang dalam 25 tahun lamanya.

Do musim ini, Gerrard cs justru kembali menuai hasil buruk usai kalah dari Chelsea, dan gagal melaju ke partai puncak Piala Liga Inggris setelah keok dengan agregat 1-2. Laga pertama di Anfield berakhir imbang 1-1 sedangkan di Stamford Bridge mereka keok 0-1.

Dengan kekalahan ini harapan The Reds raih putih pun kandas untuk bisa meraih trofi Piala Liga. Mantan pemain Liverpool tahun 2005-07 mengatakan jika Brendan cepat atau lambat harus mendatangkan trofi ke markas The Reds, Alfield.

“Cara bermain pemain Liverpoool udah jauh lebih baik. Kondisi tim saat ini tentu membuat banyak pihak ketimbang di awal bulan. Akan tetapi Liverpool tentu tidak hanya ingin timnya menang, tetapi juga merayakan sebuah trofi juara,” ujar Boudweijn Zanden.

Diego Costa Beruntung Tidak Dikartu Merah

Diego Costa Beruntung Tidak Dikartu Merah

Diego Costa Beruntung Tidak Dikartu Merah – Beruntungnya Diego Costa, dua kali menginjak kaki pemain Liverpool, namun dua kali juga lolos dari kartu merah wasit.

Laga semifinal Piala Liga antara Chelsea melawan Liverpool masih menjadi topik menarik untuk dibahas. Laga syarat emosi itu memang meninggalkan cerita yang sangat menarik untuk dibahas. Salah satunya yaitu aksi Diego Costa yang menginjak kaki pemain The Reds dua kali, namun tidak mendapatkan kartu merah wasit.

Duel sengit Chelsea vs Liverpool di leg kedua semifinal Piala Liga akhirnya berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan kubu The Blues. Gol semata wayang Branislav Ivanovic di menit ke empat babak perpanjangan waktu akhirnya memupuskan harapan The Reds untuk melaju ke babak final.

Akan tetapi, ada hal lain yang membuat duel itu semakin menarik untuk dibahas yaitu insiden injakan Diego Costa terhadap Emre Can dan Martin Skrtel. Banyak pihak yang menyatakan jika hal itu dilakukan dengan sengaja, namun sang pengadil lapangan tidak melihatnya jadi pemain internasional Spanyol itu terhindar dari kartu merah.

Insiden yang pertama terjadi di babak pertama menit ke 12 ketika Costa berduel dengan Emre Can di sisi lapangan sehingga menimbulkan insiden yang akhirnya dilerai oleh pemain lain. Sedangkan yang kedua terjadi di babak kedua ketika Martin Skrtel menyapu bola liar dan akhirnya terinjak kaki Costa.

Menurut Thierry Henry, hal tersebut dilakukan dengan sengaja oleh Costa. Henry yang berprofesi sebagai pundit sepakbola mengakui jika ia menyukai agresivitas Costa namun insiden injakan terhadap dua pemain Liverpool sudah sangat kelewatan.

“Saya menyukai agresivitasnya, tetapi saya pikir dia sudah kelewatan. Seharusnya ia mendapat kartu merah,” ujar Thierry Henry di Sky Sports.

Diego Costa yang Garang di Lapangan

Diego Costa yang Garang di Lapangan

Diego Costa yang Garang di Lapangan – Bagi Costa, bermain kasar merupakan hal yang sudah biasa. Bahkan, ia tidak memiliki rasa hormat kepada lawan yang ia hadapi.

Siapa yang tidak kenal dengan striker Chelsea, Diego Costa, seorang penyerang berbadan besar, kekar, dengan sorot mata yang tajam. Tak heran jika ia menjadi pilihan yang tepat untuk mengisi lini depan. Bahkan, tak jarang ia bermain kasar agar timnya meraih hasil yang diinginkan.

Tidak hanya garang dari fisiknya saja, Diego Costa juga garang dalam hal mencetak gol. Musim ini saja ia sudah menyumbang 17 gol dari 19 penampilan di Premier League. Tambahan dua assist pun memperjelas jika ia merupakan sosok yang sangat tepat untuk mengisi lini depan sebuah tim guna menjebol jala lawan.

Sesuai dengan bentuk fisiknya yang garang, ciri khas permainannya pun tidak kalah garang, menjurus kasar. Di musim pertamanya di The Blues saja ia sudah mengoleksi kartu kuning sebanyak tujuh kali akibat ulahnya di lapangan hijau. Hal ini tidak lepas dari latar belakang Costa yang berasal dari pesepak bola jalanan. Permainan kasar sudah menjadi hal lazim baginya.

Dalam suatu wawancara di tahun 2012, Costa bahkan mengatakan hal mengejutkan pada El Pais. Costa berujar jika dia tumbuh di jalanan, berkelahi di lapangan, menghina pemain lawan merupakan hal yang biasa dia lakukan. Baginya, tidak ada rasa hormat bagi lawan yang dihadapi dan bahkan kadang dia berpikir untuk membunuh mereka.

Tidak heran, gaya permainan keras itu dibawanya ketika membela Atletico Madrid yang juga memiliki ciri khas garang di lapangan dengan mengandalkan permainan keras. Namun, hal tersebut akhirnya membawa kesuksesan besar termasuk meraih Juara Liga Spanyol dan runner up Liga Champions musim lalu.

Juan Mata Komentari MU yang Seret Gol

Juan Mata Komentari MU yang Seret Gol

Juan Mata Komentari MU yang Seret Gol – Manchester United hanya bisa mencetak lima gol dalam enam laga terakhir. Juan Mata pun mengungkapkan komentarnya.

Dalam beberapa laga terakhir, Manchester United tampaknya sedang mengalami paceklik gol. Hal ini membuat banyak pihak menilai jika United sedang menuju krisis, namun bagi Juan Mata fase ini akan segera terlewati.

Dalam enam laga terakhir, Setan Merah hanya mampu mencetak lima gol. Hal ini membuktikan jika lini depan United sedang mengalami masalah. Bahkan, melawan tim sekelas Cambridge United saja mereka tidak mampu mencetak satu pun gol di babak ke empat Piala FA. Hasil imbang 0-0 menjadi hasil akhir laga tersebut dan memaksakan mereka untuk melakoni partai ulangan.

Beberapa pihak menilai jika performa MU yang seret gol ini dipengaruhi oleh formasi yang digunakan Louis Van Gaal. Mener asal Belanda itu tetap keukeuh dengan formasi 3-5-2 yang dianggap jadi faktor utama. Hal ini terbukti saat MU menghadapi QPR, dimana Van Gaal memasang 3-5-2 di babak pertama dan merubahnya menjadi 4-4-2 yang membuahkan dua gol. Meski strategi itu nyatanya tidak berhasil saat melawan Cambridge United.

Namun, bagi Mata apa yang terjadi pada MU merupakan sebuah proses yang harus dijalani. Para pemain hanya butuh adaptasi dengan strategi Louis Van Gaal.

“Menurut saya kami sedang belajar dengan strategi manajer. Dia memiliki karakter yang sangat kuat dan merupakan manajer hebat. Dia ingin memainkan sepakbola dengan cara yang tepat,” ujar Juan Mata di MUTV.

Jose Mourinho Senang Bisa Kalahkan Liverpool

Jose Mourinho Senang Bisa Kalahkan Liverpool

Jose Mourinho Senang Bisa Kalahkan Liverpool – Mourinho merasa sangat senang karena mampu mengalahkan The Reds yang bermain bagus di dua leg Piala Liga.

Chelsea akhirnya melangkahkan kakinya di partai Final Piala Liga usai menyingkirkan rival terberat mereka di ajang ini, Liverpool. Hasil ini pun membuat Jose Mourinho merasa senang karena mereka menganggap The Reds bermain bagus di dua leg semifinal Piala Liga.

Bertarung di hadapan pendukungnya sendiri, Stamford Bridge dini hari tadi, The Blues harus mendapatkan tekanan dari awal laga dari Liverpool. Bahkan babak pertama Hazard cs. tidak memiliki kesempatan untuk mencetak tembakan ke arah gawang. Berbanding terbalik dengan The Reds yang memiliki dua peluang emas yang dicetak oleh Coutinho dan Moreno.

Mourinho pun tidak bisa menyembunyikan perasaan senangnya usai laga ini. pasalnya, The Blues berhasil keluar dari tekanan dan lebih mendominasi di babak kedua. Akan tetapi hingga 90 menit waktu normal, skor masih tetap 0-0. Itu artinya kedua kubu harus melanjutkan ke babak extra time. Beruntung, Branislav Ivanovic berhasil memecah kebuntuan di menit ke empat babak tambahan yang bertahan hingga menit ke 120. The Blues pun lolos ke partai puncak.

“Ini adalah Liverpool yang baru dan lawan yang sangat sulit dikalahkan. Jadi saya merasa sangat senang bisa mengalahkan sebuah tim yang mampu bermain bagus di dua leg,” ujar Mourinho di BBC.

Di partai final, The Blues akan menghadapi Sheffield United atau Tottenham Hotspurs pada 1 Maret di Wembley.

Koke Berjanji Bakal Tetap Membela Atletico

Koke Berjanji Bakal Tetap Membela Atletico

Koke Berjanji Bakal Tetap Membela Atletico – Meski diminati Manchester United dan Barcelona rupanya Koke tetap bergeming. Secara tegas Koke mengatakan dirinya bakal tetap di Atletico Madrid.

Sebagai pemain binaan Los Colchoneros, Jorge Resurreccion Merodio atau yang biasa dipanggil dengan sapaan Koke ini mengaku dirinya tidak ingin hengkang dari Vicente Calderon. Koke juga berjanji bila dirinya akan tetap bermain untuk Atletico Madrid sampai kapanpun karena dirinya merasa bangga bisa memakai jersey klubnya tersebut.

Gelandang muda berusia 23 tahun tersebut memang tengah diminati oleh beberapa klub besar Eropa lantaran penampilan impresif yang ditunjuukan oleh pemain andalan Diego Simeone tersebut bersama Atletico Madrid. Kabarnya Manchester United dan rival Atletico Madrid di La Liga, FC Barcelona, tertarik untuk membeli Koke.

Meskipun diminati oleh klub besar rupanya Koke tidak ingin hengkang lantaran dirinya masih bentah bermain bersama rekan-rekan setimnya di Atletico Madrid. Melihat sikap tegas Koke yang ingin bertahan nampaknya baik Manchester United dan FC Barcelona harus membidik pemain lainnya.

“Saya melihat hidup di merah dan putih. Saya bahagia di sini, klub terus berkembang dan saya berkembang bersamanya. Saya tak melihat waktu atau tempat untuk pergi dari sini,” kata Koke seperti yang dikutip oleh Machester Evening News.

Performa Atletico Madrid memang tengah menanjak berkat kedatangan Diego Simeone pada musim 2011 yang menggantikan Gregorio Manzano. Atletico Madrid kini mampu menjadi kekuatan baru La Liga sekaligus meruntuhkan domonasi Real Madrid dan FC Barcelona.

Lucas Silva: Saya tidak tahu nomor berapa yang akan saya pakai

Lucas Silva, Saya tidak tahu nomor berapa yang akan saya pakai

Lucas Silva: Saya tidak tahu nomor berapa yang akan saya pakai – Meski sudah menjadi pemain El Real rupanya Lucas Silva belum tahu berapa nomor punggung yang akan dipakainya. Hal ini karena Ancelotti belum memberikan nomor punggung untuknya.

Pemain yang baru saja direkrut Real Madrid, Lucas Silva mengaku bila dirinya masih belum tahu berapa nomor punggung yang akan dia pakai. Pemain yang didatangkan dari Cruzeiro tersebut memang belum sempat berbicara langsung dengan entrenador Real Madrid, Carlo Ancelotti tetapi jika bisa memilih dirinya ingin memakai nomor 16.

Lucas Silva yang didatangkan dari klub Brasil, Cruzeiro ini akan dikontrak oleh Real Madris selama 4,5 tahun dan kabarnya Los Blancos menggelontorkan dana sebesar 14 juta euro untuk memboyong Silva ke Santiago Bernabeu.

Meskipun Silva sudah bergabung dengan Real Madrid sejak tengah pekan lalu rupanya pemain muda asal Brasil tersebut belum tahu seputar nomor punggung yang bakal dipakainya.

“Saya belum punya kesempatan untuk berbicara dengan pelatih. Meskipun saya sudah bicara dengan orang lain di klub, seperti direktur olahraga dan saya tahu apa yang mereka inginkan dari saya. Mereka telah melihat saya di Cruzeiro dan menyadari kostum saya” ucap Silva seperti yang dikutip oleh Football Espana.

“Saya tidak tahu nomor berapa yang akan saya pakai. Akan tetapi saya ingin nomor 16 yang saya pakai di Cruzeiro dan itu nomor favorit saya. Namun saya tidak tahu apakah itu mungkin terjadi. Meski begitu, berapapun nomornya saya akan baik-baik saja,” sambung pemain berusia 21 tahun tersebut.

14:55 PM